WEDA – Penjabat Bupati Ikram Malan Sangadji berharap musyawarah anak Negeri Fagogoru yang ke 5 ini harus dijadikan sebagai media perjumpaan yang berkualitas dan bisa merumuskan rekomendasi-rekomendasi yang konstruktif untuk kemajuan daerah dan bangsa sebagaimana yang diusung dalam kegiatan ini.
IMS biasa PJ Bupati Halteng disapa yakin dengan potensi dari semua unsur yang terlibat dalam forum musyawarah ini akan memberikan warna dan dinamika yang baik dan berkualitas. “Oleh karena itu, di momentum perjumpaan berkualitas ini, seluruh komponen harus berdiskusi dan berdialog dengan dasar kekeluargaan dan cinta untuk memperteguh interaksi dan relasi sosiokultural kita,” ujarnya.
Dikatakannya jangan menggiring dinamika ini dengan membentuk kelompok-kelompok yang saling membenturkan kepentingan, tetapi menyatukan kepentingan untuk kemaslahatan dan masa depan negeri yang lebih baik lagi.
Dinamika yang terjadi dalam sebuah forum itu penting untuk pengambangan organisasi, namun jauh lebih penting dari itu semua adalah seluruh komponen harus mampu menempatkan dinamika itu dalam ruang semesta Fagogoru. “Dinamika harus penuh dengan Mahabbah (cinta) yang sudah dirumuskan oleh para leluhur,” ujarnya.
Karena, jika tidak ditempatkan dalam ruang semesta Fagogoru, maka semua orang akan meragukan pemahaman dan pemaknaan kita terhadap hasil kontemplasi dan nilai yang di batinkan oleh para leluhur negeri Fagogoru. “Buktikan pada dunia bahwa Fagogoru adalah manifestasi Mahabbah-nya para aulia. Dan anak negeri Fagogoru adalah generasi yang tumbuh dalam masyarakat yang mengedepankan Ngaku Rasai, Budi Bahasa, Sopan Hormat, serta Takut dan Malu Hadirin yang saya hormati,” terangnya.
“Akhirnya saya ucapkan, selamat bermusyawarah, semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan aktivitas positif kita untuk kemaslahatan daerah, bangsa dan negara,” tutupnya. (red)










