Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji (batik) bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan Kepala BPS Pusat Amalia Adininggar Widyasanti.(Foto:dok:istimewa)
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti : Kabupaten Halmahera Tengah dan Kota Surabaya dijadikan percontohan nasional untuk inovasi pembangunan di tingkat kabupaten dan kota.
Jakarta – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji (IMS) memaparkan program strategis pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) beserta skema alokasi anggarannya kepada Menteri Perumahan dan Permukiman, Maruarar Sirait, serta sejumlah kepala daerah lainnya di Jakarta beberapa waktu lalu.
Dalam pemaparannya, Bupati IMS menegaskan bahwa pembangunan RLH menjadi salah satu langkah konkret dalam pengentasan kemiskinan di daerah. “Dari 14 kriteria kemiskinan, 4 di antaranya terkait dengan kondisi perumahan. Jadi meskipun penghasilan meningkat, jika rumah tidak layak huni, maka tetap tergolong miskin,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengumumkan bahwa Kabupaten Halmahera Tengah bersama Kota Surabaya akan dijadikan percontohan nasional untuk inovasi pembangunan di tingkat kabupaten dan kota. “Besok, Selasa, kami akan melakukan penandatanganan MoU bilateral dengan Bupati Halmahera Tengah dan Wali Kota Surabaya sebagai bentuk komitmen bersama,” ujar Amalia.
Langkah ini diharapkan mempercepat upaya pengurangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan berbasis data dan pembangunan berkelanjutan. (red)










