Kodim 1512/Weda Tunjukkan Perang Melawan Peredaran Miras di Wilayah Halteng

Dandim 1512/Weda Letkol Inf. Nugroho Notosusanto.(Foto:dok:ZT)

Weda – Komando Distrik Militer (Kodim) 1512/Weda menyatakan siap perang melawan peredaran minuman keras (Miras) di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.

Untuk itu Dandim 1512/Weda Letkol Inf. Nugroho Notosusanto berharap semua pihak bersama-sama dalam memberantas minuman keras (miras). Pasalnya, salah satu pemicu sering terjadi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah adalah minuman keras (miras).

Komendan Distrik Militer (Kodim) 1512/Weda itu juga mengatakan, pada pekan kemarin, pihaknya berhasil mengamankan ratusan liter miras jenis cap tikus dan telah dimusnahkan, Senin (19/5/2025).

Miras ini, lanjut Nugroho, jadi sebab salah satu penyebab konflik antar kelompok. “Intinya kami jajaran Kodim 1512/Weda membantu pemerintah dalam upaya pemberantasan miras ini, yang salah satu tujuannya untuk mengantisipasi konflik antar kelompok,” jelasnya.

“Ya boleh dikata, Halteng saat ini menjadi sasaran empuk atau pasar miras yang cukup menggiurkan,” katanya.

Untuk itu razia itu untuk memutus mata rantai peredaran miras ini menjadi perhatian serius. Sehingga pihaknya akan terus membantu pemerintah daerah, dalam menekan konflik antar kelompok yang sering terjadi.

Dirinya juga berharap problem miras ini harus menjadi perhatian semua pihak. “Harapan saya harus ada peran semua pihak, setiap lapisan masyarakat, dan instansi pemerintah untuk berkontribusi apapun itu terhadap pemberantasan miras ini,” harapnya.

Selain itu, masyarakat jangan apatis atau tidak mau tahu atas setiap informasi. “Apabila ada informasi penjualan miras di lingkungan masyarakat diharapkan agar segera melaporkan agar segera ditindaklanjuti,” pintanya.

Dalam pemberantasan miras ini harus ada solusi yang lebih efektif. Sebab, alasan penjualan miras karena untuk menghidupi ekonomi keluarga ini juga perlu dipertimbangkan untuk mencari solusi yang lain selain menjual miras itu. “Bisa saja kerjasama dengan koperasi untuk sediakan usaha. Jadi ada win win solusi,” terangnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *