IMS Berkunjung di Kampung Inggris Yevetu, Sempatkan Tes Speaking Dengan Anak Didik

“Nanti kalo kalian (anak-anak) sudah lancar berbahasa Inggris saya akan buatkan lomba seperti lomba pidato berbahasa Inggris dan juga saya akan mengajar kepada kalian berbahasa Inggris yang baik dan benar,” PJ Bupati Ikram M Sangadji.

WEDA – Disela-sela kesibukannya, PJ Bupati Ikram Malan Sangadji (IMS) menyempatkan diri melihat dari dekat perkembangan anak-anak daerah yang sedang mengikuti kursus bahasa Inggris di Kota Weda.

IMS di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Ridwan Salidin itu berkunjung di tempat kursus bahasa inggris. “Ini yang saya suka adanya tempat untuk belajar bahasa Inggris untuk anak-anak, tempat ini juga perlu di perhatikan oleh pemerintah daerah,” ucap PJ Bupati.

 

IMS pun melakukan tes speaking bahasa Inggris kepada anak-anak yakni pengenalan diri basic speaking. “Nanti kalo kalian (anak-anak) sudah lancar berbahasa Inggris saya akan buatkan lomba seperti lomba pidato berbahasa Inggris dan juga saya akan mengajar kepada kalian berbahasa Inggris yang baik dan benar,” imbuh IMS.

Selain melihat kegiatan kursus bahasa Inggris, PJ Bupati juga memperhatikan kondisi tempat belajar. Tak itu saja, IMS menyerahkan seperangkat laptop dan infokus kepada tenaga pengajar guna bisa belajar mengunakan media online.

Sebagaimana diketahui kursus bahasa Inggris yang didirikan oleh Marwa Daud itu diberi nama Kampung Inggris Yevetu Weda.

Mendapat kunjungan orang nomor satu Pemkab Halteng itu, Marwa Daud merasa surprise seraya mengucapkan terima kasih kepada Pj. Bupati. “Ini surprise karena PJ Bupati telah meluangkan waktu melihat kondisi tempat belajar dan juga menyerahkan laptop dan infokus yang sangat membantu kami pada proses belajar mengajar,” aku Marwa.

Tak sendiri, Marwa Daud dibantu Mrs. Diana La Haris. Keduanya meluangkan waktu untuk mengajar anak-anak daerah guna belajar bahasa inggris. “Kami berharap dengan adanya tempat kursus ini dapat menjadi pusat belajar bahasa inggris seperti di daerah lain dan bisa melahirkan generasi Halteng yang bisa berkemampuan speaking Inggris, tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *