Ternate — Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kompeten, mampu berkomunikasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Ikram saat memberikan Kuliah Umum dalam rangka P2KKdqn MASTA Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Maluku Utara tahun 2026 dengan tajuk “UMMU AKSI: Membangun Karakter, Mengembangkan Kapasitas, dan Menyiapkan Generasi Berdaya Saing Global”, pada Kamis (10/9/2026).
Materi kuliah umum tersebut menekankan perubahan cara pandang mahasiswa, dari sekadar mengejar ijazah menuju penguasaan ilmu yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. “Saya tidak ingin hanya berbicara tentang bagaimana kalian menjadi sukses. Saya ingin mengajak kalian berpikir lebih jauh: setelah kalian menjadi orang berilmu, untuk apa ilmu itu kalian gunakan,” tegas Bupati Halteng.

Dalam paparannya, Bupati Ikram mengajak mahasiswa melihat potensi besar Maluku Utara melalui bonus demografi. Data dalam materi menunjukkan jumlah penduduk Maluku Utara pada 2026 mencapai 1,39 juta jiwa, dengan penduduk usia produktif 15–64 tahun mencapai 68,24 persen. “Sementara itu, kelompok generasi muda usia 15–24 tahun mencapai 239,66 ribu orang atau 17,2 persen dari total penduduk,” jelasnya.
Menurutnya, besarnya populasi usia produktif tidak otomatis menjadi keuntungan apabila tidak dibarengi dengan pendidikan, kompetensi, literasi digital, pengalaman kerja, inovasi, dan jejaring kolaborasi.
“Bonus demografi bukan sekadar angka, tetapi kesempatan emas. Pertanyaannya adalah apakah generasi muda Maluku Utara siap memanfaatkannya?,” demikian pesan yang ditekankan dalam materi kuliah umum tersebut.
Ikram juga memaparkan perkembangan ekonomi Maluku Utara yang menunjukkan pertumbuhan kuat. Dalam materi disebutkan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada triwulan II 2026 mencapai 15,35 persen (y-on-y).
Di sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Maluku Utara 2026 mencapai 73,26, meningkat 1,50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran terbuka tercatat 4,40 persen, turun dibandingkan 2025.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manusia. Sebab, pembangunan yang kuat bukan hanya ditandai oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, tetapi juga oleh semakin baiknya kualitas pendidikan, kesehatan, keterampilan, dan kesempatan kerja masyarakat.
Komitmen tersebut juga diwujudkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui program beasiswa.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, sepanjang 2023–Agustus 2026, sebanyak 5.119 mahasiswa telah menerima beasiswa Investasi pendidikan tersebut mencakup berbagai jenjang, mulai dari S1, S2, S3, kedokteran, profesi dokter hingga dokter spesialis.
Khusus mahasiswa Halmahera Tengah yang menempuh pendidikan di UMMU, tercatat 675 mahasiswa menerima beasiswa Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, terdiri atas 666 mahasiswa S1 dan 9 mahasiswa S2. “Beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan. Ini adalah investasi daerah terhadap manusia yang akan membangun masa depan,” ucap Ikram.
Bupati Ikram menegaskan bahwa investasi pendidikan harus menghasilkan dampak nyata. Mahasiswa penerima beasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi berkembang menjadi sumber daya manusia yang mampu mengisi berbagai bidang strategis.
Dalam materi kuliah umum, proses tersebut digambarkan melalui empat tahapan: akses pendidikan, proses pembelajaran, pengembangan kapasitas, dan kontribusi untuk daerah.
Karena itu, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, berpikir kritis dan inovatif, membangun jejaring, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Menutup paparannya, Bupati Ikram mengajak mahasiswa UMMU menjadikan masa kuliah sebagai ruang untuk membentuk diri, bukan sekadar mengejar gelar.
Menurutnya, mahasiswa memiliki kesempatan untuk membangun cara pandang yang utuh, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan ilmiah, serta menumbuhkan tanggung jawab dan kontribusi kepada masyarakat.
Pesan tersebut menjadi relevan dengan visi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam membangun sumber daya manusia unggul, berharap generasi penerima beasiswa hari ini kelak menjadi pemimpin, profesional, inovator, dan penggerak perubahan bagi Halmahera Tengah, Maluku Utara, dan Indonesia. (red)










