TERNATE- Satpol PP dan Linmas Kota Ternate, Maluku Utara kembali menertipkan sejumlah lapak pedagang yang berada di depan Gedung Duafa Center, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.
Penertiban tersebut dipimpin oleh Kabid Ketertiban Umum, Usman Wakano bersama 25 personel saat menggelar patroli wilayah.
Kepala Satpol PP dan Linmas Kota Ternate, Fhandy Mahmud mengatakan, jika patroli ini untuk memastikan sejumlah pedagang yang berjualan di depan gedung Duafa Center mematuhi aturan yang sebelumnya telah di disampaikam oleh Satpol PP.
Namun, setibanya petugas di lokasi tersebut, Fhandy bilang, petugas masih menemukan adanya lapak pedagang yang di letakan di areal perkir depan gedung tersebut.
Mendapati hal tersebut, Satpol PP langsung melakukan penertiban dan memindahkan lapak-lapak tersebut ke lokasi parkir Mesjid Agung Al-Munawar.
“Lokasi ini sebelumnya sudah kita tertibkan petugas. Namun para pedagang masih saja kembali melakukan aktifitas di lokasi yang sama sehingga petugas langsung melakukan penertiban agar lokasi depan gedung tidak terlihat semrawut,” ujar Fhandy, Rabu, 18 Desember 2024.
Ia memastikan, jika pihaknya akan berkordinasi dengan pengelola gedung agar bersama sama melakukan pengawasan terhadap aktifitas pedagang.
“Apabila masih di dapati hal yang sama maka petugas akan mengambil tindakan tegas untuk mengamankan lapak jualan mereka ke kantor,” tagasnya.
Usai melakukan penertiban di depan gedung Duafa Center, pihaknya kemudian melanjutkan patroli ke kelurahan Soa-Sio Kecamatan Ternate Utara. Di lokasi ini, Fhandy menuturkan, petugas kembali melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha yang beraktifitas menggunakan trotoar dan badan jalan yang berada di area lapangan Ngara Lamo.
“Lokasi ini pada hari Selasa kemarin petugas telah menertibkan sejumlah lapak jualan maupun tempat bermain anak yang di taruh di atas trotoar sehingga terlihat semrawut dan tidak bisa di lewati para pengguna jalan. Petugas akan terus melakukan pengawasan di lokasi tersebut agar tidak ada lagi aktifitas serupa yang dilakukan para pelaku usaha,” tandasnya. (MI)










