TIDORE – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Soasiu, Kanwil Kemenkumham Malut menggelar simulasi tanggap darurat dan mitigasi bencana. Kamis, (18/07/24).
Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan, dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Kegiatan ini, dimulai dengan pemberian materi oleh perwakilan BPBD yang membahas secara rinci tentang pentingnya mitigasi bencana dan langkah-langkah yang harus diambil untuk mengurangi risiko saat bencana terjadi.
Materi ini memberikan pemahaman mendalam kepada seluruh peserta tentang prosedur evakuasi yang efektif dan cara menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Setelah sesi pemberian materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi mitigasi bencana yang melibatkan seluruh pegawai serta warga binaan Rutan Soasiu.
Simulasi ini dirancang untuk mensimulasikan situasi darurat dan mempraktikkan langkah-langkah evakuasi yang telah diajarkan sebelumnya. Semua peserta berperan aktif dalam simulasi, dengan tujuan untuk memastikan bahwa mereka siap menghadapi bencana dengan cepat dan efisien.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Soasiu, Wayan Arya Budiartawan, memberikan apresiasi yang tinggi kepada BNPB Kota Tidore Kepulauan serta seluruh pegawai dan warga binaan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini hingga selesai.
“Simulasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa kita semua siap menghadapi situasi darurat. Saya berterima kasih kepada BNPB atas kerja samanya dan kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam mengikuti kegiatan ini,” ujar Arya.
“Kegiatan simulasi tanggap darurat bencana ini, diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan seluruh penghuni. Dan pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Soasiu dalam menghadapi potensi bencana, sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan,” Sambung Wayan dengan penuh harapan. (Red)










