Foto: Kadistan Yusmar Ohorella menyerahkan benih padi pada petani SP-1 Trans Waleh, Desa Persiapan Era Fagogoru, Kecamatan Weda Utara
WEDA – Dinas Pertanian Halmahera Tengah di bawah komando Yusmar Ohorella, S.Pi., M.I.L sedang giat melaksanakan program intensifikasi yang dicanangkan Penjabat Bupati Halmahera Tengah Dr. Ikram M. Sangaji M.Si.
Program intensifikasi pertanian adalah suatu usaha guna meningkatkan produktifitas pertanian dengan cara memanfaatkan lahan pertanian yang ada dengan sebaik-baiknya, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian dan juga menjaga ketahanan serta ketersediaan pangan terutama pangan yang berasal dari tanaman padi yakni beras.
Sehingga Distan Halteng dibawah kepemimpinan Yusmar Ohorella, S.Pi., M.I.L melalui perintah Pj. Bupati menetapkan target produksi padi jenis Inpari 32 tahun 2024 sebesar 2.835 ton.
Target tersebut dihasilkan dari 2 kali musim tanam di atas lahan 500 hektar, musim tanam pertama 110 hektar, yang berada di kawasan Transmigrasi Wairoro (Desa Lembah Asri, dan Desa Wairoro Indah) Kecamatan Weda Selatan dan trans waleh SP 1 Desa Persiapan Era Fagogoru, Kecamatan Weda Utara.
Yusmar menjelaskan pada Desember 2023 telah dilakukan penanaman musim tanam pertama dengan jenis Inpari 32 di atas lahan 110 hektar, dan rencana Minggu pertama bulan Juni 2024 akan dilakukan penanaman 400 hektar.
Pj Bupati Halteng Ikram M. Sangadji bersama Kadis Pertanian Yusmar Ohorella, S.Pi., M.I.L mencanangkan dan melaksanakan kegiatan program 500 hektar, ini dalam rangka untuk menjaga stabilitas harga pangan terutama beras dan juga untuk menjaga ketahanan serta kedaulatan pangan agar dapat menekan angka inflasi di Kabupaten Halmahera Tengah.
Semoga segala ikhtiar yang Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Dinas Pertanian serta seluruh petani dapat menjawab kebutuhan paling mendasar dari seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten Halmahera Tengah.
Target Pj. Bupati Halmahera Tengah di tahun 2024 Halmahera Tengah menjadi lumbung pangan Maluku Utara khususnya beras.
Menindaklanjuti itu, Kamis, 28 Maret 2024 Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah menyerahkan benih padi kepada petani padi yang berada di Transmigrasi Waleh SP 1, Desa Persiapan Era Fagogoru Kecamatan Weda Utara.
Benih padi yang diserahkan adalah benih padi varietas Inpari 32. Benih padi tersebut akan dilakukan semai oleh petani dan selanjutkan pada usia bibit 12-14 hari akan dilakukan penanaman. “Areal yang akan ditanami oleh Petani di Transmigrasi Waleh SP 1 seluas 21,24 hektar,” katanya.
“Harapan saya semoga benih yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik, agar nantinya produksi beras sangat tinggi, terlepas dari itu dengan hasil produksi padi dapat meningkatkan pendapatan petani padi yang berada di Transmigrasi Waleh SP 1,” tuturnya. (red)










