Foto : Kadis Pertanian Yusmar Ohorella, S.Pi.,M.I.L., bersama petani di Lahan Sawah Desa Persiapan Era Fagogoru (Trans Waleh SP1) Kecamatan Weda Utara dalam rangka program kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan potensial khususnya lahan sawah agar diolah dan dimanfaatkan guna kegiatan tanam padi.
“Oleh karena itu, program akselerasi untuk intensifikasi dan ekstensifikasi lahan yang sedang di gencarkan merupakan langkah ikhtiar paling mụngkin untuk menjawab ketersedian kebutuhan masyarakat akan pangan (beras),” Kadis Pertanian Halteng, Yusmar Ohorella, S.Pi.,M.I.L.
WEDA – Program pengentasan kemiskinan dan ekonomi dan UMKM, adalah dua dari lima program prioritas Penjabat Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji (IMS) yang diterjemahkan Dinas Pertanian dalam berbagai bentuk kegiatan. “Jika ditarik garis lurus, maka dua program tersebut menjadi tugas dan fungsi Dinas Pertanian untuk dapat diterjemahkan dalam bentuk program dan kegiatan,” jelas Kadis Pertanian Yusmar Ohorella, S,Pi.,M.I.L.
Pada tahun 2024 ini, Dinas Pertanian memprogramkan kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan potensial khususnya lahan sawah agar diolah dan dimanfaatkan guna kegiatan tanam padi. “Tahun ini, Pj Bupati menargetkat produksi beras di Kabupaten Halmahera Tengah seberat 2.800 ton, dengan target luas lahan 500 hektar,” tegasnya.
Pada pencanangan awal, kata Yusmar luas tanam 110 hektar pada Januari sapai Mei. Dalam medio ini telah dilakukan penanaman padi sejak tanggal 29 Desember 2023 lalu di Desa Lembah Asri, Kecamatan Weda Selatan. Dilanjutkan pada Maret 2024 kembali dilakukan penanaman di Desa Wairoro Indah, dan selanjutnya pada tanggal 1 Mei 2024 mendatang Penjabat Bupati akan kembali melakukan kegiatan tanam padi di Desa Persiapan Era Fagogoru (Trans Waleh SP1), Kecamatan Weda Utara.

Foto: Lahan sawah di Desa Persiapan Era Fagogoru (Trans Waleh SP1), Kecamatan Weda Utara yang siap ditanami padi.
Hal itu menandakan, perluasan areal tanam padi 110 ha itu telah dilakukan di 3 (tiga) desa yakni, Desa Lembah Asri, Desa Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan dan Desa Persiapan Era Fagogoru (Trans Waleh SP 1), Kecamatan Weda Utara. “Dan untuk memęnuhi target luas lahan 500 ha tersebut pada awal bulan Juli 2024 akan dilakukan olah lahan sawah yang telah dipanen untuk kegiatan tanam padi kembali,” jelas Yusmar.
Dia juga mengatakan, Pj Bupati Halteng, memilikị target pada tahun 2024, Kabupaten Halmahera Tengah menjadi penyedia pangan khususaya pangan di Provinsi Maluku Utara. “Dengan program intensıfikasi dan ekstensifikasi lahan potensial sawah yang selama ini tidak diolah, agar dapat diolah untuk kegiatan tanam padi selain untuk perluasan areal tanam (PAT),” pungkas Yusmar.
Yusmar menjelaskan, program tersebut juga dapat mendorong peningkatan pendapatan petani mengatasi kemiskinan dan menjawab ketika terjadinya kerawanan pangan atau bahkan lebih parah lagi terjadinya krisis pangan sebagaimana yang dicatat oleh World Food Programe (WFP), yakni lebih dari 333 juta orang di 78 negara mengahadapi kerawanan pangan akut. “Oleh karena itu, program akselerasi untuk intensifikasi dan ekstensifikasi lahan yang sedang di gencarkan merupakan langkah ikhtiar paling mụngkin untuk menjawab ketersedian kebutuhan masyarakat akan pangan (beras),” tutupnya. (red)










