TIDORE – Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara terus melakukan pengawasan ketersediaan bahan pokok di pasar maupun di toko-toko milik para pedagang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan, Yakub Maradjabessy saat diwawancarai Rabu, (6/03/24) meyampaikan pengawasan itu dilakukan untuk memastikan stok bahan pokok tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Bulan Suci Ramadan.
“Dilihat dari data meraca pangan yang di analisa oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore dan pemantauan stok yang ada, 11 bahan pangan kami pantau di semua kecamatan mulai dari beras, gula, minyak goreng, sampai pada daging ayam dan daging sapi ketersediaannya Jelang Ramadhan sampai Idul Fitri masih cukup,” Ungkap Kadis
Lebih lanjut bahwa, ia mengaku ada beberapa komoditi yang menjadi problem hingga melambung tinggi yakni bawang merah, cabe rawit dan cabe keriting, dan beras. bahkan minyak goreng karena harganya yang mahal.
Menurutnya, Cabai dan bawang sebenarnya tersedia di kota Tidore, hanya saja karena produksi yang kurang sehingga mempengaruhi fluktuasi harga terutama cabai rawit yang sering menyumbang inflasi.
Jelang ramadhan, pemerintah akan mengintervensi kenaikan harga pangan dengan melakukan gerakan pangan murah,” Katanya
Lebih lanjut, Cabai dan bawang sebenarnya tersedia di kota Tidore, hanya saja karena produksi yang kurang sehingga mempengaruhi fluktuasi harga terutama cabai rawit yang sering menyumbang inflasi.
Kerena itu, jelang ramadhan ini akan mengintervensi kenaikan harga pangan dengan melakukan gerakan pangan murah. Tendasnya (Red)










