Foto: PJ Bupati Ikram M Sangadji bersama Ketum Majelis Pusat GPdI Dr. Johnny W Weol menggunting pita dan pemukulan gong sebagai tanda peresmian gereja.
WEDA – Penjabat (Pj) Bupati Halteng Ikram M Sangadji menghadiri kegiatan Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPDI Ekklesia, Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah.
Peresmian tersebut juga dihadiri Ketua Umum Majelis Pusat GPdI Dr. Johnny W Weol, pada Senin 15 April 2024. Peresmian diawali Penandatanganan prasasti sekaligus pengguntingan pita.
Dalam sambutannya Pj. Bupati Ikram M Sangadji (IMS) mengapresiasi peran aktif jemaat GPDI dan masyarakat dalam pembangunan Gereja. Ia berharap kehadiran gereja ini dapat memperkuat kerjasama lintas agama dalam menjaga kedamaian dan harmoni di wilayah tersebut. “Semoga ini bisa meningkatkan ibadah dan rasa toleransi sesama agama kita, serta memperkuat toleransi untuk generasi emas dalam beribadah dan belajar saling menghormati satu dengan yang lain,” kata IMS.
“Saya dibesarkan dari keluarga berjiwa patriot yang memberikan pelajaran untuk saling menghormati suku dan agama, maka disinilah saya hadir bukan hanya sekedar untuk meresmikan gereja akan tetapi duduk bersama mendengarkan keluhan masyarkat baik itu kebutuhan kehidupan, program pembangunan bahkan sampai pada lingkungan,” jelas IMS.
Dihadapan para jemaat Bupati Ikram Menyampaikan 5 program prioritas yang telah dinikmati oleh masyarakat diantaranya insentif ibu hamil dan menyusui, biaya kesehatan gratis, juga peningkatan SDM tenaga kesehatan yang melakukan study banding di China, program pendidikan gratis seperti Bantuan Operasional Sekolah (daerah) dan bantuan seragam sekolah gratis dari TK, SD, SMP dan SMA tiga buah seragam dan 1 paket sepatu.
Adapun pendapatan guru dan tenaga kesehatan pemda telah memberikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), pembangunan 1500 unit rumah layak huni, insentif lansia, insentif imam dan pendeta, dan pembangunan rumah ibadah. “Kemarin Natal dan Tahun baru saya datangi semua gereja yang ada di Halteng, rumah ibadah (Gereja) saya support merenovasi pembanguan agar lebih baik dan nyaman saat beribadah,” akunya.
Gereja di Kobe yang merupakan pusat penyebaran injil di Halmahera, gereja yang berhadapan dengan jalan utama harus lebih bagus. “Mudah-mudahan dengan bantuan dari pemerintah daerah akan memberikan perubahan pembangunan gereja tersebut,” ucapnya.
Pj Bupati juga mengajak seluruh masyarakat agar menjaga daerah ini dengan saling menghormati satu dengan yang lain. “Jauhkan dari segala perbedaan, hindari dari segala isu-isu yang menyesatkan sehingga merugikan kita semua,” imbauannya. (red)










