WEDA – Penjabat (Pj) Bupati Halmahera Tengah, Ikram M Sangadji menegaskan dirinya berada pada posisi netral dan tak ikut-ikut berpolitik praktis.
Hal itu disampaikan Ikram dalam rangka menepis isu terkait sejumlah caleg di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah yang membawa-bawa namanya untuk konsolidasi kemenangan mereka.
Kepada media ini, IMS biasa Pj Bupati disapa menyampaikan bahwa Bupati dan seluruh ASN di lingkup pemda Halmahera Tengah berada pada posisi netral dan menjadi motivator, serta inspirator bagi masyarakat dan peserta pemilu untuk menjunjung netralitas, damai, nyaman dan berkualitas.
Ditegaskannya, sebagai pembina politik dan pemimpin yang memiliki jiwa sosial paripurna, secara fungsional IMS selalu hadir sebagai motivator dan inspirator bagi kemajuan setiap orang Fagogoru.
Bupati yang tidak mengenal waktu kerja dan sangat mudah ditemui oleh masyarakat baik di rumah maupun di kantor bahkan ketika berada di ruang publik, tidak ada sekat dengan masyarakat. “Karena itu, sangat tidak mungkin IMS akan menjadi bumper bagi seorang caleg,” tegas IMS.
Informasi yang mengatasnamakan IMS mendukung sejumlah Caleg yang maju bertarung di beberapa dapil di wilayah Halteng adalah berita sepihak dan hoax. “Itu berita hoax dan sepihak,” pungkasnya.
Sebagai pelayan masyarakat, ASN tidak boleh terlibat dalam politik praktis. ASN harus menjaga netralitas dan tidak boleh condong kepada salah satu calon. “Netralitas ASN ini amanat Undang-undang, setiap pegawai ASN harus patuh pada asas netralitas dengan tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan tertentu,” kata Bupati. (red)










