WEDA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menargetkan tahun 2024 menjadi lumbung pangan Maluku Utara khususnya beras. “Target Pj Bupati Halmahera Tengah tahun 2024, Halmahera Tengah menjadi lumbung pangan Maluku Utara hususnya beras,” ucap Kadis Pertanian Yusmar Ohorella.
Sebagaimana diketahui, Dinas Pertanian dibawah komandi Kepala Dinas Yusmar Ohorella terus giat melaksakanan program intensifikasi yang dicanangkan oleh Pj. Bupati Halmahera Tengah Dr. Ikram M. Sangaji. “Program Intensifikasi Pertanian adalah suatu usaha guna meningkatkan produktifitas pertanian dengan cara memanfaatkan lahan pertanian yang ada dengan sebaik-baiknya,” jelas Yusmar.
Hal itu lanjut Yusmar bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian dan juga menjaga ketahanan serta ketersediaan pangan terutama pangan yang berasal dari tanaman padi yakni beras.
Yusmar Ohorella melalui perintah Pj. Bupati menetapkan target produksi padi jenis Inpari 32 tahun 2024 sebesar 2.835 ton. Target tersebut dihasilkan dari 2 kali musim tanam di atas lahan 500 hektar. “Musim tanam pertama 110 hektar, yang berada di kawasan Weda Selatan dan Trans Waleh SP 1 Desa Persiapan Era Fagogoru, Kecamatan Weda Utara,” ujarnya.

Dimana pada Desember 2023 telah dilakukan penanaman musim tanam pertama dengan jenis Inpari 32 di atas lahan 110 hektar dan rencana Minggu pertama bulan Juni 2024 akan dilakukan penanaman 400 hektar.
Pj Bupati Halteng Ikram M. Sangadji bersama Kadis Pertanian Yusmar Ohorella mencanangkan dan melaksanakan kegiatan program 500 ha, ini dalam rangka untuk menjaga stabilitas harga pangan terutama beras dan juga untuk menjaga ketahanan serta kedaulatan pangan agar dapat menekan angka inflasi di Kabupaten Halmahera Tengah. “Semoga segala ikhtiar yang pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Dinas Pertanian serta seluruh petani dapat menjawab kebutuhan paling mendasar dari seluruh masyarakat yang berada di daerah ini,” harapnya. (red)










