Halteng – Wakil Bupati Ahlan Djumadil secara resmi membuka kegiatan Publikasi Data Stunting Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah, bertempat di Aula Puskesmas Weda, Kamis (29/01/2026).
Wakil Bupati Ahlan Djumadil dalam sambutannya menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan kesehatan nasional sejalan dengan RPJMN dan Visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sendiri menargetkan penurunan stunting hingga 14 persen dalam RPJMD, dengan peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang merata hingga wilayah terpencil.
Ia menyampaikan bahwa stunting merupakan persoalan multidimensional yang membutuhkan intervensi terpadu lintas sektor. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Halmahera Tengah berhasil diturunkan secara signifikan dari 29,5 persen menjadi 19,7 persen. “Capaian ini patut kita syukuri, namun bukan akhir dari perjuangan. Target tahun 2026 adalah 17,5 persen, sehingga kita harus bekerja lebih keras, lebih terarah, dan lebih terpadu,” tegas Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan intervensi spesifik dan sensitif, pendampingan keluarga berisiko, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan pangan bergizi, sanitasi layak, air bersih, serta optimalisasi peran desa melalui dana desa.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang, Chalik Abd Halek, SKM, menyampaikan komitmen Dinas Kesehatan dalam meningkatkan efektivitas program gizi serta pemanfaatan data stunting sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
Ketua Panitia Jenar Yamin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyampaikan data terkini kondisi stunting sebagai dasar perencanaan intervensi gizi yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat melalui pendampingan keluarga berisiko, peningkatan layanan kesehatan, pemanfaatan pangan lokal bergizi, serta penguatan sistem pencatatan dan pelaporan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bappeda Halmahera Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang, serta para peserta perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Halmahera Tengah.
Melalui publikasi data stunting ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap seluruh pihak memiliki pemahaman, data, dan komitmen yang sama agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (red)


















