WEDA – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah Yusmar Ohorella menggelar pertemuan dan diskusi bersama kelompok tani penerima bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).
Pertemuan berlangsung di desa persiapan Era Fagogoru trans Waleh SP 1 dan SP 2, Kecamatan Weda Utara pada Kamis (7/9/2023) sore kemarin.
Kesempatan itu Yusmar Ohorella menegaskan bahwa setiap bantuan Alsintan yang diberikan oleh dinas kepada setiap kelompok tani tidak boleh diperjual belikan. “Bantuan yang diberikan harus digunakan sebaik-baiknya sesuai peruntukan di lapangan,” tegasnya.

Dikatakannya Dinas Pertanian terus mendukung upaya peningkatan produksi hasil pertanian dengan memberikan bantuan-bantuan baik itu Alsintan, benih bibit, pupuk, serta melakukan pengawasan dengan pola penanaman dan pemupukan yang efektif dan efisien sehingga dapat menghasilkan produksi yang optimal. “Hal ini sesuai dengan 5 program Pj Bupati Halteng Ikram M Sangadji diantaranya mencegah kemiskinan, peningkatan ekonomi dan UMKM,” jelasnya.
Atas arahan Pj. Bupati Ikram Malan Sangadji Kadistan yang didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Jufri Hi. Ahmad, Sekdes desa persiapan Era fagogoru, dan Staf Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura menyerahkan sejumlah bantuan benih bibit berupa benih tomat, terong, sawi, kangkung, cabe, kacang panjang, pare, jagung, kacang tanah batik, mentimun, bayam hijau dan bayam batik yang diterima oleh ketua kelompok tani Trans Waleh SP 1 dan Ketua Gapoktan SP 2. “Petani yang menerima bantuan sebanyak 6 kelompok,” ucapnya.
Kesempatan itu juga Kadistan melakukan pengecekan Alsintan yang telah diberikan kepada kelompok tani dan memantau pertumbuhan tanaman padi yang telah ditanami seluas, 8,75 hektar. “Jadi agenda kunjungan tersebut sekaligus memastikan kegiatan petani di Desa Persiapan Era Fagogoru Trans Sp 1 berjalan dengan lancar untuk menunjang pencapaian produksi,” katanya.
Yusmar juga berharap agar bantuan yang telah diterima petani dapat dimanfaatkan dengan baik. “Sehingga dengan pemanfaatan itulah mampu menunjang kebutuhan ekonomi rumah tangga petani di Desa setempat,” tutupnya. (red)










