Polisi Buru Pelaku Penganiayaan, Kapolres Halteng : Kondisi Lelilef Dalam Keadaan Aman dan Kondusif

Foto : Kapolres Halteng AKBP Aditya Kurniawan

WEDA – Kapolres Halmahera Tengah AKBP Aditya Kurniawan mengkonfirmasikan bahwa situasi pasca terjadinya penganiayaan di desa Lelilef Woebulan saat ini dalam keadaan aman terkendali dan kondusif. “Situasi pasca terjadinya penganiayaan di desa Lelilef saat ini dalam keadaan aman dan kondusif,” ucap Aditya.

AKBP Aditya Kurniawan mengatakan, untuk peristiwa penganiayaan saat ini sudah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Halteng. “Dan tim Resmob saat ini masih di lapangan untuk mencari keberadaan pelaku sedangkan korban sudah dalam perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi sadar,” jelasnya.

Terkait hal itu Kapolres Halteng menghimbau agar semua pihak menahan diri, dan tentunya Polres Halteng sudah bersinergi dengan Kodim 1512/ Weda, Aparat Desa dan para ketua paguyuban. “Stop sebarkan video korban, karena itu hanya memprovokasi masyarakat lain. Sumber masalah akibat adanya oknum masyarakat yang mabuk dan terjadi perkelahian. Jangan di antara kita terjadi perpecahan, hanya karena orang mabuk,” imbaunya.

Kapolres Halteng mengaku telah memerintahkan kepada Kabag Ops Polres Halteng agar membentuk tim Saber Miras dan melaksanakan operasi Saber Miras secara masif khususnya di wilayah Lelilef. “Mohon kepada masyarakat untuk dapat memberikan informasi kepada Polres Halteng tentang oknum masyarakat yg melakukan peredaran Miras. Informasi dapat melalui WA Lapor Pak Kapolres 081329922004,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya terjadi penganiayaan terhadap salah satu warga yang tinggal di desa Lelilef Woebulan, pada Senin (9/9/2024) malam sekitar pukul 08.00 Wit, korban diduga dibacok oleh pelaku yang diduga dibawah pengaruh minuman keras. “Motifnya hanya karena tersinggung akibat ditegur, karena dalam kondisi mabuk yang bersangkutan tidak terima dan terjadi perkelahian,” singkat Kapolres. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *