Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan), bersama Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji (kemeja putih) dan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos. (Foto:dok: istimewa)
Bapak bupati dari Halmahera Tengah. Bupati cerdas sekali. Sampai sekarang saya ketemu bupati paling cerdas (Bupati Halteng Ikram M Sangadji,red),” Menteri PKP Maruarar Sirait.
Jakarta – Masyarakat Halmahera Tengah patut berbangga karena tidak salah memilih pemimpin. Betapa tidak, Bupati Ikram M Sangaji (IMS) diakui sebagai salah satu Bupati tercerdas di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait usai melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala daerah termasuk gubernur Maluku Utara, Sherly Laos dan Bupati Halteng Ikram M Sangadji pada Rabu (14/5/2025) malam waktu Jakarta.
Saat sesi foto bersama Menteri Maruarar Sirait dengan Gubernur Maluku Utara dan Bupati Halteng. Di momen itu, Maruarar spontan menyampaikan bahwa dirinya sejak menjabat sebagai menteri baru menemukan salah satu Bupati yang cerdas yaitu Bupati Halteng Ikram M Sangadji. “Bapak bupati dari Halmahera Tengah. Bupati cerdas sekali. Sampai sekarang saya ketemu bupati paling cerdas, bapak (Bupati Halteng Ikram M Sangadji,red),” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait.

Mendengar itu gubernur dan bupati tampak tersenyum. Gubernur Malut pun mengatakan dari Maluku Utara (Bupati cerdas itu dari Maluku Utara tepatnya Kabupaten Halmahera Tengah,red).
Sementara Bupati Ikram M Sangadji menyambung dengan menyampaikan bahwa menteri PKP Maruarar Sirait ini punya tugas bukan hanya membangun perumahan tapi juga menurunkan angka kemiskinan. “Karena ada 14 kriteria kemiskinan, jadi 4 kriteria diantaranya adalah perumahan,” sambung Ikram.
Terkait perihal itu gubernur Maluku Utara dan sejumlah kepala daerah se-Provinsi Maluku Utara berdiskusi langsung dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.
Ikram mengatakan salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah menyambut dan mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yaitu penyediaan 3 juta rumah layak huni, baik melalui pembangunan baru maupun renovasi rumah tidak layak huni. “Kabupaten Halmahera Tengah siap berkolaborasi dan berkontribusi nyata sebagai bagian dari solusi,” jelasnya.
“Kami berkomitmen memastikan setiap masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak, demi mewujudkan kesejahteraan bersama,” lanjut Ikram. (red)













