Ternate,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate bergerak cepat untuk membenahi kawasan Pusat Kuliner Rempah yang menjadi salah satu ikon kuliner di kota tersebut. Rapat koordinasi dengan para pedagang telah digelar, dan rencana kerja bakti rutin pun disepakati.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Kamis, 16 Oktober 2025 itu dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly. Turut hadir perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Rapat ini rutin kita lakukan untuk mendengar langsung apa saja yang menjadi kendala dan kebutuhan para pedagang,” ujar Rizal usai memimpin rapat.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah masalah kebersihan. Rizal mengungkapkan, pihaknya telah sepakat untuk menggelar kerja bakti rutin setiap dua kali sebulan, setiap hari Jumat. Tujuannya, membersihkan kawasan kuliner dari sisa-sisa minyak dan kotoran yang kerap menempel.
“Kita ingin kawasan ini tetap bersih dan nyaman bagi para pengunjung,” imbuhnya.
Selain masalah kebersihan, para pedagang juga mengeluhkan masalah keamanan. Beberapa waktu lalu, sempat terjadi kasus pembongkaran lapak dan pencurian barang dagangan. Menanggapi hal ini, Pemkot Ternate berjanji akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menempatkan personel di kawasan tersebut.
“Kita akan upayakan agar ada petugas yang berjaga, sehingga para pedagang bisa merasa lebih aman,” kata Rizal.
Tak hanya itu, Pemkot Ternate juga akan menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan hingga larut malam dan dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung. Koordinasi dengan Dinas Sosial dan Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) akan dilakukan untuk menertibkan para PKL tersebut.
Untuk menambah daya tarik kawasan Pusat Kuliner Rempah, Pemkot Ternate juga berencana menambah fasilitas berupa kursi dan meja bundar di area-area kosong. Selain itu, penerangan juga akan ditingkatkan.
“Kita ingin kawasan ini menjadi lebih hidup dan menarik,” tutur Rizal.
Terkait masalah parkir, Pemkot Ternate akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengatur tata parkir kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan.
Rizal berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Ternate, kawasan Pusat Kuliner Rempah akan semakin tertata dan menjadi destinasi wisata kuliner yang semakin populer.
“Tentu saja, semua ini membutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk para pedagang. Kami berharap, para pedagang juga bisa tertib membayar retribusi,” pungkasnya. (red)










