Foto: Kapolres Halteng AKBP Aditya Kurniawan
WEDA – Sejumlah kelompok masa kembali bersitegang dengan aparat kemanan pada Rabu (11/9/2024) malam. Namun kondisi tersebut setelah dilakukan pengamanan akhirnya situasi kamtibmas di desa Lelilef saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. “Tadi malam sempat terjadi ketegangan antara kelompok massa dan petugas keamanan, namun yang dilakukan oleh personel Polres Halteng merupakan upaya untuk membubarkan kerumunan massa,” ucap Kapolres Halteng AKBP Aditya Kurniawan.
Saat ini Kapolres Halteng AKBP Aditya Kurniawan bersama dengan seluruh ketua paguyuban masih berada di Polsubsektor Lelilef untuk bersinergi menjaga situasi kamtibmas tetap terjaga dan kondusif. “Perlu diketahui bahwa saat ini banyak beredar video-video yang sengaja dimanipulasi oleh oknum tertentu dengan tujuan membuat opini di masyarakat dan komunitas tertentu bahwa situasi Kamtibmas di desa Lelilef dalam keadaan tidak aman,” katanya.
Untuk itu Kapolres Halteng menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh postingan video maupun informasi yang pada dasarnya adalah Hoax. “Dimana saat ini terdapat video berjudul “TOGALE BERDARAH” yang merupakan video provokasi dan sengaja dimanipulasi untuk membuat situasi kamtibmas tidak kondusif,” ujarnya.
Untuk menjaga situasi Kamtibmas saat ini Polres Halteng sudah mempersiapkan personel pengamanan sebanyak 300 personel yang terdiri dari gabungan personel Polres Halteng, Kodim 1512 Weda, Sat Brimobda Polda Malut, Dit Samapta Polda Malut, Ditreskrimum Polda Malut. “Hinga saat ini situasi aman dan kondusif aktifitas warga semalam dan pagi ini sudah kembali normal seperti biasa,” tutur Kapolres. (red)










