TERNATE – Kantor Pencarian Dan Pertolongan Ternate, sekitar pukul 23.02 menerima informasi adanya signal distres atau signal berbahaya di koordinat 00°55.5′ S / 128°27.7′ E atau sekitar tanjung Liboba halmahera selatan, Minggu 6 Agustus 2023.
Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman dalam keterangan persnya yang diterima Redaksi zonatimur.id mengatakan, setelah menerima laporan, Basarnas ternate kemudian berkoordinasi dengan unsur dan potensi di sekitar lokasi distres dan diperoleh hasil bahwa tidak ada laporan terkait informasi kapal yang mengalami distress.
“Pada tanggal 06 Agustus 2023 pukul 00.16 WIT, Kansar Ternate Berkoordinasi Dengan Basarnas Command Center (BCC) Untuk Melakukan E-Broadcast kepada kapal-kapal yg berada atau sedang melintas di sekitar LKP,” Ungkap Fatur
Kemudian Pada pukul 11.45 WIT, terima info dri Kapolsek Saketa, Kabupaten Halmahera selatan, bahwa Warga Desa kukupang Menemukan 4 Orang terapung diatas Lovecraft di Tanjung Joronga dan dievakuasi Ke Desa Kukupang.
Dari hasil penggalian info ke korban yang telah ditemukan bahwa Kapal yang mereka tumpangi yaitu Km. Moderen Putra Samudera bertolak dari Weda Menuju Sorong, Kabupaten Papua Barat Daya tenggelam di tanjung Liboba. Halmahera selatan. Dan sementara 3 Orang Rekan Korban Lainnya Sampai Saat Ini Belum Diketahui Keberadaannya.
“Setelah menerima informasih tersebut, pukul 12.05 WIT, tim SAR gabungan bergerak menuju LKP dengan menggunakan RB 309 Ternate untuk melakukan operasi pencarian,” Ujar Fatur Rahman
Dalam peristiwa tersebut, Tiga orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian adalah Dedi, Teos dan Prediksa.
Sementra itu, Unsur yang terlibat dalam operasi sar Ternate Unit Siaga Halsel, TNI AL Bacan, Polairud Bacan, BPBD Halsel, Polsek Saketa dan Masyarakat Setempat. (Red)










