Kabag OPS Polres Halteng Bersama Personil Terjun Ke Lokasi Banjir dan Longsor di Mesa dan Kotalo

WEDA – Meski tidak ada korban jiwa, mamun bencana alam banjir dan longsor di desa Messa dan desa Kotalo, Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah terbilang cukup parah.

Pasalnya akses jalan menuju dua desa tersebut saat ini rusak parah akibat longsor yang menerjang.

Banjir dan longsor yang terjadi pada Senin (7/8/2023) sekitar pukul 04.00 Wit.

Menurut Kapolres Halteng AKBP Faidil Zikri melalui Kasubag Humas Ipda Ramli Soleman saat dikonfirmasi mengatakan bahwa bencana alam terjadi berawal dari hujan deras selama 3 hari mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor sehingga akses jalan nasional yang menghubungkan Kota Weda – Kec Patani terputus.

Perkembangan paska bencana kondisi air sudah mulai surut sehingga sebagian rumah penduduk dua desa tersebut sudah tidak kebanjiran. “Namun ada satu rumah yang rusak akibat talud terbawa air sungai,” ucap Ipda Ramli.

 

Rumah tersebut diketahui milik Abd. Karim (70) warga desa Kotalo dengan penghuni dalam rumah sebanyak 10 orang.

Selain itu lanjut Ipda Ramli ada tujuh rumah penduduk yang masih terendam banjir di desa Messa, yaitu rumah ibu Fatmah, ibu Hindun, ibu Nining, ibu Nur, rumah milik pak Salim, pak Irman dan ibu Jalila. “Akibat kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan kerugian belum bisa di taksir,” ujarnya.

“Dan hinga saat ini akses jalan belum bisa di lewati kendaraan roda empat,” akunya.

Kasubag Humas Polres Halteng itu juga mengaku tindakan yang di ambil adalah memberikan bantuan kepada warga yang mengalami bencana dan membantu akses kendaraan roda 2 untuk melewati jalan longsor. “Selain itu pihaknya berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk langkah-langkah penanganan jalan yang tertimbun dengan longsor,” terbangnya.

Dalam kegiatan penanganan bencana alam tersebut di pimpin oleh Kabag Ops Polres Halteng AKP Andi Idrus bersama 20 personil, Wadanki Brimob Kompi 1 Yon C bersama 20 personil, Tim BPBD Kabupaten Halteng. “Demikian laporan awal pasca bencana selanjutnya segera di laporkan perkembangannya,” tutup Ipda Ramli. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *