DPMD Halteng Dukung Program Pj Bupati Entaskan Kemiskinan

WEDA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa akan melakukan sinkronisasi dan evaluasi kembali program 2023 untuk mengambil langkah pada tahun 2024.

Terkait hal itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Mustami Jamal saat dikonfirmasi mengenai program tahun 2024 dirinya menjelaskan pada prinsipnya di akhir tahun 2023 dan menjelang awal tahun 2024 nanti pihaknya akan melakukan sinkronisasi kembali dan evaluasi terkait dengan program di tahun 2023 dan bagaimana langkah kedepan. “Intinya kita akan evaluasi dan melakukan sinkronisasi program pada tahun 2024,” jelasnya.

Mustami mengaku terkait dengan anggaran yang sudah ditetapkan oleh Pemda Halteng tahun 2024 untuk ADD (Alokasi Dana Desa) kurang lebih Rp 113 miliar kemudian DD (Dana Desa) ada peningkatan dari Rp 49 miliar menjadi Rp 50 miliar. “Dari nilai yang begini besar, DPMD akan melakukan sinkron sehingga program yang telah di bawa oleh Pj Bupati Ikram Malan Sangadji terkait dengal penuntasan angka kemiskinan itu akan kami betul-betul mengarah dan fokus di program-program kemiskinan dan stunting yang ada di desa,” tegasnya.

Karena itu lanjut Mustami hal itu merupakan program nasional. Program presiden yang didelegasikan ke Mendagri. ‘Dan Pj Bupati hari ini, saya dan teman-teman di DPMD dan Kepala Desa akan fokus untuk menuntaskan tingkat kemiskinan karena dari target 12 persen angka kemiskinan sebelumnya sekarang sudah menjadi 6 persen angka kemiskinan,” ucapnya.

“Dan arahan Bupati kepada kami angka ini harus diturunkan dari 6 harus sampai zero atau nol persen,” lanjut Mustami.

Dikayakannya dari angka 6 ke 0 persen ini maka butuh skenario dan strategi besar, bagaimana pemerintah darah serius menganggarkan anggaran yang betul-betul berpihak ke program kemiskinan. “Makanya hari ini pak Bupati mengumpulkan OPD-OPD dalam rangka mensinergikan program dimaksud,” tukasnya.

“Tujuannya jangan sampai OPD A beli akua untuk desa A, lalu OPD B beli akua lagi untuk di desa A itu lagi. Ini yang terjadi tumpang tindih program. Sehingga sinkronisasi program antar OPD ini penting,” tambahnya.

Apabila hal itu terjadi maka fokus untuk menyelesaikan masalah di desa tidak akan tuntas. “Jadi apa yang dilakukan Pj Bupati ini sangat baik dan penting demi kesejahteraan masyarakat Halteng,” bebernya.

Termasuk program rehabilitasi rumah layak huni. Karena menurut Mustami bahwa program ini sangat bermanfaat. “Target kami kemarin yang bangun baru 201 rumah yang melekat langsung di ADD. Kemudian yang rehab dan peningkatan kualitas rumah-rumah itu 1071 rumah yang tersebar di 61 desa,” sebutnya.

Dari angka itu kalau kita jumlahkan peningkatan kualitas dan rehab itu menjadi 1270 sekian, kemudian belakangan ini dibangun lagi melalui Pemda, yaitu ada di Dinas Perkim di BPBD, Disnaker dan Perbatasan. “Dari rumah-rumah yang dibangun ini kalau kedepan kita dorong lagi pasti tuntas,” pungkasnya.

Untuk itu tahun depan pasti ada, karena Bupati melihat kondisi di lapangan banyak rumah warga yang memprihatinkan. “PAD yang begini besar, masa warga masih miskin kiri kanan. Ini harus dituntaskan. Dan itu telah dilakukan oleh Pj Bupati Ikram Malan Sangadji,” terang Mustami.

Kepada media jni, Mustami secara pribadi mendukung seluruh program yang dibawa Pj Bupati. Karena ini bukan program kaleng-kaleng. “Alhamdulillah dengan kehadiran Pj Bupati ini luar biasa, makanya periode berikut dia melaksanakan tugas di daerah ini masyarakat dan seluruh stakeholeer di daerah ini mari mendukung Pj Bupati,” sambungnya.

Jangan kita ciptakan perbedaan yang tidak masuk akal. IMS ini orangnya luar bisa. “Saya secara pribadi sangat mengapresiasi kinerja beliau,” akunya.

Inilah sosok yang dirindukan oleh negeri ini. Dan orang seperti ini langkah. Cari di Indonesia sudah susah. “Masyarakat di akar rumput saja dong (mereka) bilang kitong (kita) kira cuma pak Jokowi ternyata masih ada sosok Jokowi di Halteng, yaitu Pj Bupati Ikram Malan Sangadji. Ini bahasa masyarakat bukan saya karang-karang,” tutup Mustami. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *