IMS Safari Natal di Weda Tengah dan Weda Utara

WEDA – Penjabat Bupati Ikram Malan Sangadji kembali melaksanakan Safari Natal, kali ini Kecamatan Weda Tengah dan Weda Utara.

Dihadapan masyarakat Ikram mengatakan safari natal ini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah kepada umat Kristiani di Kabupaten Halmahera Tengah. IMS pun berpesan dengan Natal kita dapat menjaga kerukunan antar umat beragama. “Semoga natal tahun 2023 senantiasa membawa sukacita kedamaian dan keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.

Dikatakannya, bahwa tujuan safari natal ini dirinya ingin sekali dekat dengan umat kristiani yang melaksanakan natal sekaligus menjaling silahtuhrami antara pemerintah daerah dengan masyarakat. “Selamat natal bagi umat kristiani khusnya yang berada di Halmahera Tengah,” tutur IMS.

“Pada tanggal 25 Desember 2023 kemarin saya telah melakukan kunjungan natal di gereja yang berada di Weda Selatan dan Kota Weda. Sekarang saya berkunjung lagi dari gereja satu ke gereja lain guna merayakan batal bersama,” akunya.

Kesempatan itu juga IMS menyampaikan program prioritas dan sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat atas program yang telah dilaksanakan dan telah di nikmati seperti pemberian insentif kepada ibu hamil dan menyusui, pemberian insentif kepada pendeta, santunan uang duka, insentif kepada kader posyandu, bantuan beasiswa pendidikan pada mahasiswa, bantuan rumah layak huni, bantuan seragam sekolah dari TK hingga SMA, dan kesehatan gratis. “Saya melakukan kunjungan natal dan berdialog dengan masyarakat agar dapat mengetahui permasalahan pembangunan program prioaritas di desa, misalnya dalam tahapan pengurusan dan proses terhadap pembangunan rumah ibadah, pengurusan insentif, rumah layak huni, pendidikan dan kesehatan serta permasalahan lainnya,” sebut IMS.

“Kalo tidak turun langsung kedesa saya tidak mengetahui apa yang dirasakan oleh masyarakat, muda-mudahan saya upayakan permasalahan ini dapat segera di laksanakan oleh pemerintah daerah dengan proses sesuai aturan yang ada,” tambahnya.

Untuk itu di tahun depan masyarakat yang sudah lanjut usia (Lansia) mendapatkan insentif lanjut usia, segera memeriksa kesehatannya di Posyandu lansia untuk mendapatkan data umur batas 65 tahun.

Bukan hanya itu IMS mengaku apabila ada keluarga yang di rujuk Ke rumah sakit lain pemda akan membantu, bagi keluarga yang meninggal di luar daerah. Pemda akan menangani kepulangan jenazahnya sampai di daerah dan juga mendapat insentif uang duka.

IMS mengaku akan membenahi stuktur pelayanan kesehatan, pendidikan agar dapat melakukan pelayanan prima kepada masyarakat, perbaikan sistim angka stunting di Halteng dengan memberikan pemahaman kepada petugas stunting agar dilapangan tidak menganggap ukuran tinggi badan masuk pada sistim kategori stunting sehingga mengakibatkan percepatan penurunan stunting di Halteng lambat. “Untuk itu usia bayi mulai dari 0 hari sampai 5 tahun bayi balita dapat bantuan dari pemerintah melalui posyandu yang diberi makanan dan vitamin tambahan buat anak anak,” bebernya.

Untuk program pendidikan, Pemda juga menyiapkan beasiswa pada putra dan putri daerah pada jenjang sarjana, untuk peningkatan Sumber Daya Manusia melalui Metode Gasing Oleh Prof. Yohanes Surya telah menciptakan Seorang Murid dari Halteng Muril Nalgifari yang mendapatkan Juara 1 Tingkat Nasional lomba hitungan Cepat Matematika. “Program untuk rumah layak huni yang dibangun dan direnovasi juga merupakan program prioritas saya dalam penanganan kemiskinan, termasuk rumah warga yang jendela dan pintu yang telah rusak saya bantu menjadi baru lagi,” katanya. ucapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *