Foto : Pelantikan tim kampanye kecamatan dan desa, Kecamatan Patani yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Kipai, Sabtu (14/9/2024).
WEDA – Tim kampanye dan pemenangan kecamatan dan desa, Kecamatan Patani siap memenangkan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Ikram M Sangadji dan Ahlan Djumadil atau IMS-ADIL pada Pilkada Halteng khususnya di wilayah Kecamatan Patani.
Langka optimistis itu disampaikan Ketua Tim Kampanye Kecamatan Patani, Ali Asur saat menyampaikan sambutan usai dirinya bersama tim kecamatan dan desa dilantik oleh Paslon IMS-ADIL di Gedung Serbaguna, Desa Kipai, Kecamatan Patani pada Sabtu (14/9/2024).
Ali Asur menegaskan bahwa komposisi tim pemenang IMS-ADIL di Kecamatan Patani adalah bentuk simpul besar partai Golkar, partai PBB, partai Gerindra, dan Hanura. “Karena itulah kami optimis menangkan 2500 suara untuk IMS-ADIL dari 3000 lebih DPT yang tersebar di seluruh TPS di Kecamatan Patani,” ucap Ali Asur optimis.

Ali mengaku tim kecamatan dan desa termasuk tim srikandi IMS-ADIL akan bekerja mati-matian memenangkan IMS-ADIL di wilayah Kecamatan Patani. Dia juga menitipkan kedepan IMS-ADIL harus menambah satu program prioritas, yaitu insentif yatim piatu sebagai program prioritas IMS-ADIL,” tegasnya.
Tim kampanye yang dibentuk adalah desa Sifkam, desa Loman, desa Yondeliu, desa Yeisowo, desa Kipai, desa Wailegi, desa Bakajaya.
Mereka dilantik sesuai dengan Surat Keputusan yang dibacakan oleh Sumarwan, SK Nomor : 03-KPTS/IMS-ADIL/JY/IX/2024 penetapan dan pengesahan tim kampanye kecamatan dan desa, kecamatan Patani.
Kesempatan itu juga, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Halteng, Sakir Ahmad menyampaikan siloloa kepada masyarakat Patani.

Dikatakannya, politik ini masuk dalam satu keyakinan hati kita, kalau hati kita tidak yakin itu tidak bisa. Saya sudah beberapa kali masuk dalam etape politik Halteng sejak 2007 hingga pilkada 2024 ini. “Dan dari analisa, jalan kesana kemari kita bisa baca lewat dong pe perasaan hati. Hampir semua di kebun, di laut bahkan di rumah rumah ibadah hampir semua desa membicarakan IMS. Bahkan desa Wailegi sekalipun ketika kita bertanya siapa pilihan adalah IMS dan itu fakta,” ucapnya.
“Karena hampir semua desa kita tanya, jawabannya adalah IMS-ADIL. Ini adalah tanda-tanda alam,” bebernya.
Jadi IMS-ADIL bekerja semuanya itu berbasis data bukan raba-raba. Untuk itu saat ini ada tiga paket. Jadi bukan soal suka atau tidak suka, bukan soal benci, tapi soal keyakinan. Untuk itu sesuai hasil survei paslon IMS-ADIL sangat tinggi dibandingkan dengan yang lain,” bebernya. (red)










