TALIABU- Calon gubernur Provinsi Maluku Utara, Benny Laos dinyatakan meninggal dunia setelah speedboat miliknya, Bela 72, terbakar di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10/24). Benny menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Bobong pada usia 52 tahun.
Kabar meninggalnya Benny Laos diungkapkan Plt Bupati Taliabu Purnawirawan AKBP Ramli kepada Mendagri Tito Karnavian melalui sambungan video Call, Ramli menyatakan kepastian meninggalnya Benny Laos saat mengkonfirmasi kepada dokter yang menangani Benny Laos, bahwa Benny meninggal dunia pukul 17:20 WIB.
“Menurut dokter, sejak masuk (rumah sakit) nadinya sudah hampir hilang. Lalu dilakukan bantuan terus, karena istrinya meminta tolong pertolongannya dilanjutkan. Menurut keterangan resmi dokter, sekitar 1 jam yang lalu, pertolongan itu sudah tidak dapat lagi dilakukan. Dan dia sudah menyatakan bahwa Benny Laos sudah meninggal,” terangnya.
“Ini juga saya sudah konfirmasi dengan Kasat Reskrim, beliau sudah melaporkan juga ke Kapolda tentang kondisi terakhir, dan menyatakan bahwa Benny Laos sudah meninggal,” sambung Ramli.
Kepala RSUD Bobong, drg. Ceilia Octavia Mbotengu, yang diwawancarai juga membenarkan Benny meninggal.
“Dokter yang menangani sudah berusaha sebaik mungkin untuk menyelamatkan bapak. Tapi sejak 17:20 tadi dokter sudah menyatakan bahwa bapak Benny Laos sudah meninggal,” terangnya.
Selain Benny, korban tewas lainnya adalah anggota DPRD Malut Ester Tantri, Ketua DPW PPP Malut Mubin A Wahid, anggota polisi Bripka Hamdani Buamonabot, serta dua orang lainnya Nasrun dan Mahsudin Ode. (Red)


















