Bupati Ikram M Sangadji saat melantik dan mengambil sumpah jabatan ketujuh pejabat tinggi pratama, Rabu (26/3/2025) malam. (Foto:dok:istimewa)
Weda – Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji melantik dan mengambil sumpah tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2025 di kediaman Bupati Bukit Loiteglas, Desa Persiapan Loiteglas Kecamatan Weda, Kamis (27/3/2025) malam pukul 22.00 Wit.
Pelantikan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan Sekda Bahri Sudirman.
Sebagaimana diketahui pelantikan tersebut juga sesuai dengan
Surat Keputusan Bupati Halmahera Tengah Nomor :821.2/KEP/148/2025, dan Nomor :821.2/KEP/ 149/2025.

Foto: Sekda Bahri Sudirman (ketiga dari kanan) saat menghadiri Pelantikan pejabat tinggi pratama.
Ketujuh pejabat eselon dua tersebut adalah Arman Alting, S.Pdi., MM jabatan baru Kepala BKPSDM, Samsul Bahri Ismail, S.Sos., M.Si jabatan baru Kadis PTSP, Nurjana Mandar, S.E., M.Si jabatan baru Kepala Inspektorat, Faujion Halek, S.Pd jabatan Kaban Pengolahan Perbatasan, Erna M. Yamin Samad, S.Sos jabatan baru Kadis Koperasi dan UKM, Dr. Lasamina Kurpunda, S.Pd., M.Pd jabatan baru Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan dan Taher B. M. Dji Husin jabatan baru Kepala Kesbangpol.
Dalam sambutannya Bupati Ikram M Sangadji (IMS) menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya. “Saya berharap amanah ini dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan menjamin pelayanan publik dengan baik,” ucapnya.
Pelantikan tersebut merupakan hasil seleksi terbuka atau uji kompetensi yang dilaksanakan secara terbuka tahun 2024 lalu. “Saya berharap sudara saudari yang dilantik segera bekerja dan loyalitas dimanapun sudara bertugas,” pesannya.
“Kerahkan profesionalisme dan integritas guna mendukung percepatan pembangunan Halteng sesuai tujuan dan cita-cita yang ditetapkan,” lanjut Ikram.
Ikram juga menyampaikan agar seluruh pejabat termasuk yang baru dilantik agar terus kembangkan komunikasi yang positif di semua lini. Dan ciptakan inovasi serta melakukan pengawasan di internal serta menjadi contoh yang baik dilingkungan yang dipimpin. “Saudara saudari adalah pejabat yang pertama dilantik pada tahun ini semenjak saya dan pak wakil dilantik,” terangnya.
“Tentunya pelantikan ini Saya mengacu pada integritas dan kejujuran,” tegasnya.
IMS juga menyinggung perihal dirinya yang merupakan seorang birokrat murni yang berkarir dari tingkat kecamatan hingga memegang posisi di tingkat kementerian. “Dasar karir birokrat saya ini cukup kuat karena malang melintang dari kecamatan sampai kementerian. Pengalaman ini menjadi motivasi saya sehingga maju sebagai bupati hari ini,” tukasnya.
Untuk itu apabila kejujuran sudah kita kita ragukan maka kita semua akan gagal. “Saya ingin saya dan bapak ibu sekalian menjadi contoh bagi orang lain,” tambahnya lagi.
Kesempatan itu juga Bupati IMS mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti retret di Magelang beberapa waktu lalu dimana, Presiden menyampaikan bahwa jika kita tidak bisa membantu banyak orang kita bantu sebagian orang, kalao kita tidak bisa bantu sebagian orang, maka bantu satu orang, kalau tidak bisa sama sekali maka jangan buat susah orang. “Jadi mari kita semua berpikir untuk memajukan daerah ini dan mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.
“Karena saya tidak ingin masyarakat Halteng ini susah,” ujarnya. (red)










