TERNATE- Bocah 9 Tahun yang jatuh ke kali mati hingga terseret arus banjir di Kelurahan Ubo-Ubo, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate pada jumat 16 Juni kemarin ditemukan meninggal dunia, Minggu (18/06/23)
Kepala Basarnas Kota Ternate, Fathur Rahman menjelaskan Operasi SAR di hari ketiga dimulai pukul 07.00 WIT, Tim SAR Gabungan melaksanakan brifing dan pencarian terbagi menjadi 2 SRU dengan memperluas area.
SRU 1 Rubberboat melaksanakan pencarian sebelah selatan muara sungai sejauh 1.5 NM. SRU 2 RIB Sar Ternate melaksanakan pencarian disekitar Pulau Maitara dan Tidore sejauh 1 NM.
Lanjut Fathur, sekitar pukul 11.10 WIT, saat Tim sedang melakukan pencarian mendapat Informasi dari keluarga korban bahwa pada pukul 10.55 WIT, korban telah ditemukan oleh ABK speed boat rute Loleo – Ternate dalam kondisi Meninggal dunia (MD) pada koordinat 0°45’34.07″N/127°25’20.85″E atau 2.79 NM arah Timur laut dari LKP.
“Korban ditemukan oleh motoris Speed Boat rute Ternate-loleo di perairan tidore pada pukul 11.10 Wit, minggu 18 Juni 2022,” Ungkap Fatur
Lanjut Fatur, ditemukannya korban, Tim SAR gabungan kemudian menuju ke kediaman keluarga korban untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Pukul 11.30 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di kediaman korban dan memastikan bahwa korban telah di temukan dan di serahkan ke keluarga.
“Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR selesai dan ditutup. Selanjutnya seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,”Ucapnya.
Diketahui, Unsur yang terlibat dalam pencarian yaitu,Tim Rescue Kansar Ternate,TNI AD & TNI AL, Polairud Polda Malut, BPBD Kota Ternate, Masyarakat dan Keluarga Korban.(Red)










