Berakhir Sukses, TMMD Ke-116 Resmi Ditutup Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Elkines

Foto: Danrem 152/Babullah Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga memotong pita di salah satin rumah warga yang telah selesai dibangun Satgas TMMD Ke 116

HALTENG – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 116 tahun 2023 yang dilaksanakan di desa Bakajaya, desa Yeisowo Kecamatan Patani dan desa Blifitu Kecamatan Patani Utara resmi di tutup oleh Danrem 152/BBL Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga K.,S.AP yang dilaksanakan di lapangan Buaya Tangkap, Desa Wailegi, Kamis (8/6/2023).

Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga K., S.AP membacakan amanat Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh A Setiawibawa, S.E, M.M mengatakan bahwa kurang lebih satu bulan lamanya sejak tanggal 10 Mei 2023 para prajurit TNI, Polri, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat telah bekerjasama menyelesaikan program TMMD ke-116. “Kebersamaan yang sudah lama kita bangun dan selalu kita jaga ini merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan di wilayah,” ungkap Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga saat membacakan amanat Pangdam XVI/Pattimura.

Salah satu diantaranya ialah membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Pada kesempatan yang sangat baik ini, Danrem menyampaikan pesan Pangdam XVI/Pattimura dan selaku Penanggung jawab Keberhasilan Operasional (PKO) TMMD. “Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan TMMD ini, Karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD ke-116 dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana,” ucap Danrem sebagaimana amanat Pangdam tersebut.

Lebih lanjut Brigjen TNI Elkines menyampaikan TMMD ke-116 tahun 2023 ini, telah menyelesaikan sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayah Kodim 1512/Weda yaitu pembangunan 8 Unit Rumah di Desa Ngurdu, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara dan di wilayah Kodim 1512/Weda yaitu di Kabupaten Halmahera Tengah diantaranya pembangunan 30 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penimbunan bahu jalan, pembangunan MCK Sekolah Dasar dan pembangunan tempat air wudhu, serta pembangunan pasar desa di Desa Blifitu. “Disamping sasaran fisik, kita juga telah menyelesaikan sasaran non-fisik berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang orang tua terhadap pendidikan anak,” akunya.

Penyuluhan tentang pengobatan gratis, penyuluhan tentang UMKM, penyuluhan tentang kesehatan lingkungan, penyuluhan tentang pemanfaatan lahan pekarangan, penyuluhan tentang sampah plastik dan pembersihan pantai. “Penyuluhan tentang pencegahan dan penggunaan Miras, penyuluhan tentang bahaya narkoba, penyuluhan tentang Kamtibmas, penyuluhan tentang kerukunan umat beragama, penyuluhan bela negara, penyuluhan tentang perikanan dan kelautan serta penyuluhan tentang KB kesehatan dan stunting,” lanjutnya.

Kesempatan itu juga Danrem menyampaikan beberapa perhatian yaitu pertahankan kebersamaan dan gotong royong antara Kodam XVI/Pattimura dan seluruh elemen masyarakat yang telah terjalin dengan baik selama pelaksanaan TMMD ini, tingkatkan semangat bekerja dan membangun bersama sebagai bagian dari solusi bagi pembangunan di daerah, pelihara dan manfaatkan seluruh hasil TMMD ini dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat terus dinikmati hingga anak cucu kita ke depan. “Keempat, kepada para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini, saya ucapkan terima kasih atas semangat dan dedikasi yang kalian tunjukkan dalam kegiatan ini. Segera kembali ke satuan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan,” terangnya.

“Pada kesempatan itu juga Danrem menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah, apabila selama pelaksanaan TMMD ke-116 TA 2023 terdapat tutur kata dan tingkah laku dari Prajurit (Satgas TMMD) yang tidak berkenan di hati masyarakat, baik disengaja maupun yang tidak disengaja,” ujarnya.

Sementara itu Dandim 1512/Weda Letkol Arh. Ali Akbar dalam laporannya menyampaikan bahwa TNI Manunggal Membangun desa bertujuan membantu Pemda kabupaten/kota dalam percepatan pembangunan guna meningkatkan sasaran fisik maupun non fisk dalam memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka meningkatkan ruang, alat dan juang tangguh. “Kegiatan TMMD tahun ini sebagaimana tema yang diusung adalah “Sinergi Lintas Sektor Mewujudkan Kemanunggalan Rakyat Semakin Kuat”,” ucapnya.

Selain itu juga Dandim yang juga Dansatgas TMMD ke 116 mengatakan pelaksanaan TMMD ke 116 yang dibuka sejak 10 Mei 2023 hingga 08 Juni 2023 itu sukses menyelesaikan semau sasaran baik fisik maupun non fisik yang tersebar di desa Yeisowo, desa Bakajaya, desa Blifitu. “Alhamdulillah pelaksanaan non fisik maupun fisik terlaksana dan rampung seratus persen,” akunya.

Kesuksesan itu juga berkat gabungan kerja sama antara personel yang dilibatkan sebanyak 150 orang, terdiri dari TNI AD,TNI AL,TNI AU dan OPD Terkait. Dan juga dukungan dana Dalops berupa ULP, Uang Saku, Dana Serpas, dan Kodal-satgas. “Juga dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah,” tutup Dandim 1512/Weda. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *