FM Merah Putih dan Masyarakat Kecamatan Patani Utara Apresiasi Langkah Pemda Halteng

Bupati Ikram M Sangadji menanam kelapa jenis kelapa bido di pulau Sayafi beberapa waktu lalu. (Foto:dok:istimewa)

Weda – FM Merah Putih dan masyarakat Kecamatan Patani Utara sangat mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam melakukan program penanaman kelapa jenis kelapa ratu dengan tujuan menunjang ekonomi warga di sektor pertanian.

Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan rombongan bersama-sama mengunjungi Pulau Sayafi dalam agenda travelling tour wisata Pulau Sayafi dan Liwo, pada tanggal 29 April sampai 30 April 2025 lalu membawa dampak positif.

 

Agenda penanaman kelapa ratu di Pulau Sayafi.

Salah satunya Bupati menggerakkan masyarakat menanam kelapa di Pulau Sayafi tepatnya di Bobane Saba, seluas 2 Hektar. Sementara lahan yang disiapkan sekitar 5 sampai 10 hektar. “Langkah pak Bupati dan Wakil Bupati dan OPD atas dorongan semangat masyarakat Tepeleo dianggap penting untuk mewujudkan ekonomi mandiri di Halmahera Tengah dengan memanfaatkan lahan yang tidak produktif kembali menjadi lahan produktif dan sangat didukung oleh pemerintah Kecamatan Patani Utara dan Pemerintah Desa,” ucap Munawar Syah selaku Pembina FM Merah Putih.

Munawar mengatakan hal itu dianggap akan menjadi peluang kedepan dalam percaturan ekonomi lokal dan nasional, sehingga diusahakan agar meningkatkan kebutuhan pangan dan meningkatkan pendapatan warga masyarakat Patani Utara, di sektor pertanian. “Saat ini juga masyarakat sedang memanen hasil pertanian buah kelapa di kebun dikarenakan harga dan stok kelapa di dalam negeri kebutuhannya sangat tinggi, sehingga harga kelapa buah (KOPRA) pun melonjak Naik,” terangnya.

Dikatakannya harga kelapa kering per buah di tahun 2024, harga Rp3000. Namun saat ini sudah Kelapa kopra per kilo Rp16 ribu. “Seperti juga diberitakan oleh media nasional CNN bahwa kebutuhan ekspor kelapa buah sangat di minati negara-negara asia seperti Negara Cina dan Vietnam,” sebutnya.

Bukan hanya oleh negara luar tetapi kebutuhan pasar buah kelapa juga sangat diminati oleh industri dalam negri. seperti olahan, kosmetik, bumbu makanan maupun, permintaan air kelapa kemasan dan kebutuhan rumahan lainnya. “Sehingga upaya memajukan sektor pertanian sangatlah penting untuk mendorong ekonomi pedesaan demi kesejahteraan masyarakat,” tukasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *