Pelepasan 31 siswa siswi yang mengikuti Prakerin, acara berlangsung di aula SMK Negeri 4 Tikep, Kamis (31/7/2025).(Foto:dok.istimewa)
Oba – Sebanyak 31 siswa SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan resmi melepas peserta Praktik Kerja Industri (Prakerin) Tahun Pelajaran 2025/2026.
Ke 32 siswa peserta tersebut dibagi dua kelompok untuk mengikuti prakerin di mitra sekolah diantaranya Balai Riset dan Pengembangan Mutu Pertanian (BRMP) Maluku Utara di Kecamatan Oba Utara. “Kelompok ini untuk kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) sebanyak 19 orang,” ucap Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Tikep Umar Abdullah, S.Pd.
Sedangkan lanjut Umar, untuk kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Unggas (ATU) sebanyak 12 orang mengikuti prakerin di PT. Charoen Pokphand Jaya Farm di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. “Satu kelompok terdiri 12 orang itu dikirim ke Minahasa Utara tepatnya di PT. Charoen Pokphand Jaya Farm untuk menimba ilmu tentang agribisnis ternak unggas,” katanya.
Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan secara simbolis oleh Pengawas Pembina SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan, Husain Do Hasan, S.Pd.
Pada kesempatan itu Husain Do Hasan dalam arahannya mengatakan Prakerin bukan sekadar bagian dari kurikulum, tetapi merupakan momentum penting untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan. “Selain itu untuk membentuk karakter kerja yang profesional dan berintegritas tinggi,” ungkap Husain.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan Umar Abdullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Prakerin menjadi wahana nyata untuk mempertemukan dunia pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Kami berharap peserta didik dapat belajar langsung dari dunia kerja, membangun etos kerja yang kuat, dan menjadi generasi yang siap beradaptasi dengan tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital dan industri 4.0,” tegasnya.
Umar menambahkan peserta Prakerin tahun ini terdiri dari siswa-siswi kelas XII dari berbagai kompetensi keahlian, yang akan menjalani magang industri selama lebih dari 4 bulan ke depan dari tanggal 30 Juli sampai 27 November 2025 dengan sumber pembiayaan dari BOSDA Provinsi Maluku Utara. “Kegiatan ini kolaborasi antara sekolah dan DUDI, SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan terus berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap kerja, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa kini dan masa depan,” tutupnya. (red)


















