WEDA – Kehadiran perusahaan tambang digadang-gadang bisa memberikan dampak terhadap pembangunan ekonomi dan menjawab kebutuhan warga masyarakat melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Corporate Social Responsibility (CSR).
PT. Mineral Trobos (MT) kehadirannya di pulau Gebe dinilai mendapat simpati publik dengan adanya berbagai program yang diluncurkan berupa program umroh, pembangunan rumah ibadah, asrama mahasiswa, dan lain seterusnya mampu memberi efek positif bahwa masyarakat tidak anti investasi, tetapi memerlukan penguatan sosial ekonomi.
Salah satu aktivis Mahasiswa Maluku Utara di Jakarta memberi tanggapan positif dan ucapan terima kasih kepada PT. Mineral Trobos atas berbagai terobosan yang dilakukannya. “Sejauh ini yang terbukti tidak tanggung-tanggung tunaikan kewajiban sosialnya ada dua perusahan yakni Mineral Trobos dan Smart Marsindo. Kami ucapkan terima kasih untuk itu,” tutur Hamdan yang juga sebagai Alumni SMA Pulau Gebe.

Hamdan menyampaikan, dirinya pada beberapa waktu lalu sempat datang ke Pulau Gebe dan menyaksikan secara langsung berbagai terobosan yang dilakukan oleh 2 perusahaan ini. Bahkan dirinya sempat ikut bersama masyarakat melakukan pengecoran mesjid Desa Kacepi (program dari MT) dan menyaksikan penyerahan Long Boat kepada Masyarakat Umiyal (Program dari Smart Marsindo). “Sebagai alumni SMA Pulau Gebe, gebe sudah bagian dari hidup saya, karena itu kebahagian warga gebe adalah bagian dari kebahagian saya,” ucap Hamdan.
Ketua Umum Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB FORMMALUT) Jabodetabek ini mengajak kepada semua perusahan yang beroperasi di Pulau Gebe untuk mengambil peran terobosan tanggung jawab sosialnya di masyarakat.
MT sendiri menurut Hamdan, beberapa terobosan yang dilakukan sudah melewati batas normal alokasi PPM/CSR yang hanya bekisar 1,8 Milyar pertahun. “Berdasarkan infomasi lapangan yang saya terima, MT melakukan berbagai program tersebut tidak hanya bergantung pada dana PPM/CSR, melainkan kebijakan dari pemilik perusahan yang enggan diberitakan” bebernya.
Hamdan membeberkan, MT sejauh ini telah melaksanakan program umroh sebanyak 846 orang secara bertahap. Tahap pertama berjumlah 218 orang, tahap kedua berjumlah 360 orang, tahap ketiga berjumlah 150 orang, dan tahap keempat ini sebanyak 118 orang.
Selain itu, MT membangun 7 masjid dan 3 mushollah, rehabilitasi bangunan 1 Gereja Protestan dan 1 Gereja Katolik di Gebe, 1 Unit Rumah Tahfiz Qur’an,
1 unit asrama Mahasiswa Gebe di Ternate, asrama Mahasiswa Gebe di Papua sedang dalam perencanaan 2024, beasiswa 3 orang Gebe di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, 1 unit bangunan sekolah SMP Satu Atap Pulau Gebe serta Tambahan 1 Unit Ruang Belajar, BLT bulanan kepada 318 KK Pulai Gebe, bantuan duka, bantuan pengobatan rujukan sakit, bantuan sarana Majlis Ta’lim, honor imam dan pendeta, sarana penunjang nelayan dan lainya seterusnya. “Ini patut diberi apresiasi agar semangat pengelolaan sumber daya alam memberi dampak penguatan sosial ekonomi rakyat, bukan menyisakan kesenjangan,” tutupnya. (red)














