Bupati Ikram M Sangadji dan Kepala BPKAD Abdurrahim Yau.(Foto:dok.zt)
Halteng – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengeluarkan kebijakan berupa inisiatif atau program bantuan sosial untuk membantu warganya yang kurang mampu, yakni program bantuan token listrik gratis untuk meringankan beban ekonomi.
Hal itu disampaikan Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji dalam sambutannya pada perayaan HUT Kabupaten Halmahera Trngah ke 35. Ia menyampaikan bahwa pemberian token listrik telah dialokaaikan pada APBD tahun 2026.
Sementara itu Kepala BPKAD Halteng Abdurrahim Yau ketika dikonfirmaai membenarkan hal tersebut dengan mengatakan bahwa untuk token listrik gratis Pemda Halteng mengalokaaikan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk 7.100 rumah tangga setiap bulan. “Untuk pulsa token anggarannya sebesar Rp. 9.372.000.000 untuk 7100 rumah dengan nominal pulsa 110 ribu,” tukasnya.
Abdurrahim juga mengaku, program tersebut Bupati Ikram ingin memastikan kebutuhan dasar warga secara bertahap terpenuhi. “Pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengatur, tapi juga pelindung dan pemberi solusi,” ucapnya.
Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian dan keberpihakan pemerintah daerah terhadap rakyat kecil, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga. “Ini program yang sangat luar biasa dan sepertinya di Maluku Utara hanya ada di Kabupaten Halteng. Untuk itu kami berharap program ini terus berlanjut,” ucap salah satu warga. (red)










