Pemda Halteng Selalu Hadir di Tengah Warga Pasca Bentrok, Salurkan Bantuan Tak Pernah Putus

Halteng – Berbagai bantuan untuk korban pasca bentrok yang melanda dua desa di Kecamatan Patani Barat hingga kini terus mengalir, terlebih di desa Sibenpopo.

Hal tersebut merupakan bukti nyata kehadiran Pemda Halteng sejak kejadian hingga hari ini (Jumat 17 April 2027) pasca perdamaian yang dilakukan.

Bantuan tersebut dikirimkan dalam berbagai bentuk, mulai dari sembako, pakaian, bantuan medis, hingga relawan, dengan tujuan meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan kembali infrastruktur yang terdampak serta pemulihan trauma healing bagi warga dan anak-anak.

Bupati Ikram M. Sangadji bersama Wabup Ahlan Djumadil, Sekda Bahri Sudirman serta sejumlah pimpinan OPD menyapa warga Sibenpopo. (Foto: Dok. Ist)

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara, jajaran TNI dan Polri menjadi pihak yang secara aktif menyikapi kondisi tersebut. “Bantuan terus kita kirimkan, bahkan hingga hari ini kami masi menyerahkan beberapa paket bantuan,” jelas Bupati Ikram M Sangadji saat menyapa warga desa Sibenpopo, Jumat (17/4/2026) sore tadi.

Bupati didampingi Wabup Ahlan Djumadil dan Sekda Bahri Sudirman bersama Wakil Ketua I TP PKK Ona Ahlan dan Ketua DWP Mutmainah Bahri serta pimpinan OPD.

Semuanya bahu membahu, saling mendukungan dan menguatkan untuk memberi pelayanan terbaik, termasuk bantuan posko kesehatan yang disediakan oleh tim Dokes Polres Halteng dan Dinas Kesehatan Halteng.

Kesempatan itu Bupati Ikram mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan bantuan, mulai dari perlengkapan dapur, pakaian dalam untuk pria, wanita, dan anak-anak, hingga kaos tim voliball dan perlengkapan olahraga bagi pemuda Desa Sibenpopo. “Pada hari ini, saya bersama Wakil Bupati, Sekda, dan seluruh jajaran Pemda Halteng hadir langsung untuk menyerahkan bantuan kepada bapak dan ibu. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Ikram.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga menyerahkan uang duka kepada keluarga korban serta memberikan insentif kepada para pendeta sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *