WEDA – Penjabat Bupati Ikram M Sangadji (IMS) melakukan kunjungan dan silahturahmi dengan masyarakat pasca bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Senin 7 Agustus 2023 lalu.
IMS mengawali kunjungan di Trans Waleh guna melihat kondisi penampungan bantuan di Balai Desa sekaligus menyapa masyarakat setempat.
Kunjungan tersebut IMS ingin memastikan bantuan yang disalurkan sudah sampai kepada warga yang membutuhkan dan melihat kondisi desa dan warga pasca bencana pada Jumat (11/8/2023).

Foto:PJ Bupati Ikram M Sangadji bersama Dandim 1512/Weda Letkol Arh. Ali Akbar menaiki excavator saat meninjau titik longsor, Jumat (11/8/2023).
PJ Bupati Ikram di dampingi Dandim 1512/Weda Letkol Arh. Ali Akbar dan beberapa pimpinan OPD terkait.
Dihadapan masyarakat IMS menyampaikan bantuan yang sudah ada semoga dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari warga. “Kepada kepala Desa dan perangkatnya agar dapat adil memberikan bantuan sembako, alat alat dapur, tikar dan bantuan lainnya kepada warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Kesempatan itu juga, IMS menerima keluhan warga terkait akses jalan yang terkena dampak longsor. “Iya sementara ini saya lagi tunggu alat berat untuk membuka jalan yang tertutup longsor sebentar lagi alat berat tiba dan kita menuju ke lokasi longsor,” ucap IMS.
Adapun bantuan dari Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan yang di serahkan secara simbolis kepada warga. Dinas Ketenagakerjaan juga menyerahkan bantuan seragam sekolah yang di saksikan oleh PJ Bupati.
Terkait seragam sekolah IMS mengaku akan diberikan juga dari Dinas Pendidikan mulai dari seragam SD, SMP dan SMA di tambah seragam olahraga untuk sekolah yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah.
Tak hanya itu Deputi Perikanan Tangkap Kemenko Maritim dan Investasi itu mengatakan bahwa untuk biaya pengobatan gratis bagi warga yang tidak mampu di rumah Sakit dan Puskesmas, ada juga uang duka yang semuanya di tanggung oleh daerah.
Usai pertemuan dengan warga di Trans Waleh bupati bersama rombongan meninjau titik lokasi longsor yang saat ini lagi di kerjakan oleh pihak Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Maluku Utara. (red)










