Foto: Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Keuangan Republik Demokratik Kongo H.E. Nicolas Serge Kadima-Nzuji Kazadi dan Menteri Pertahanan Republik Demokratik Kongo, H.E. Jean Pierre Bemba Gombo menggunting pita sebagai tanda meresmikan sejumlah proyek penting.
WEDA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan (LBP) meresmikan sejumlah proyek penting, yaitu pembangunan Poltekkes dan puskemas serta peresmian pelaksanaan suplai listrik sebesar 5 mega watt saat melakukan kunjungan kerja di Kawasan Industri Nasional PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) pada Jumat (12/5/2023).
Proyek strategis yang diresmikan tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Keuangan Republik Demokratik Kongo H.E. Nicolas Serge Kadima-Nzuji Kazadi, dan Menteri Pertahanan Republik Demokratik Kongo, H.E. Jean Pierre Bemba Gombo.
Proyek yang diremikan itu juga merupakan bagian dari lima program prioritas Penjabat Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji (IMS) yang mendapat support langsung dari Luhut dan PT. IWIP.
Selain meresmikan sejumlah program tersebut, Luhut juga menyaksikan langsung penandatanganan komitmen Kerjasama Pemda Halteng dan PT. IWIP terkait pembangunan infrastruktur.
Komitmen kerjasama itu menjawab lima program prioritas Pj Bupati IMS, yaitu pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ekonomi UMKM dan lingkungan. “Kerjasama itu sudah ditandatangani oleh saya dengan Vice Presiden Kevin He dan disaksikan langsung Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan,” jelas Pj Bupati Ikram Malan Sangadji.

Sebelumnya IMS telah menandatangani kerjasama dengan Kota Wenzhou yang telah dilaksanakan pada tanggal 3 April 2023 lalu dan hari ini dilanjutkan penandatanganan komitmen kerjasama antara Pemda dan PT. IWIP terkait dengan pembangunan infrastruktur kesehatan, pendidikan, air bersih, dan penataan lingkungan.
IMS juga mengaku ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan bahwa ada beberapa keseimbangan antara industri hilirisasi nikel dan struktur sosial ekonomi yang ada di Halteng. “Ada beberapa infrastruktur yang menjadi komitmen kita ini akan kita bekerja beberapa lokasi sudah land clearing dan kemudian Minggu depan sudah mulai bekerja,” jelas Ikram.
“Timeline kita pada 2024 sudah bisa diresmikan,” tuturnya.
IMS menjelaskan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Pemda dan IWIP adalah untuk menjawab lima prioritasnya sebagai PJ Bupati. “Lima prioritas ini tetap menjadi fokus dan kita sudah capai dengan kesepakatan melalui kerjasama tersebut,” tandasnya.
“Saya pikir sudah lima bulan dan tindak lanjutya sudah jalan. Sehingga ini akan terus berjalnjut,” bebernya.
IMS mengaku lima program prioritas itu baik fisik maupun non fisik telah jalan beriringan. “Untuk pembangunan fisik termasuk sekolah terpadu di Kecamatan Weda Utara yang dipusatkan di Desa Sagea, Air Bersih dan politeknik industri dan pembangunan puskemas Lelilef,” pungkasnya.
Kesemuanya itu IMS mengaku respon Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan sangat bagus sebagaimana beliau hadir langsung ke IWIP dan menyaksikan proses kerja sama itu. “Artinya beliau setuju dan sudah mengarahkan kepada saya semenjak menjadi PJ Bupati. Bahwa harus ada keseimbangan lingkungan antara industri hilirisasi nikel yang ada di Halteng dan masyarakat,” tutupnya.
Tak itu saja, ada momen saat kuker tersebut, dimana LBP memberikan jempol pada PJ Bupati IMS saat menyaksikan pemutaran video progres lima program prioritas pembangunan baik fisik maupun non fisik selama lima bula ia menjabat sebagai Pj Bupati Halteng. (red)










