Kodim 1512/Weda Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Foto: Kasdim 1512/Weda Mayor Kav. Arlan Kase Harahap saat memimpin upacara memperingati hari lahir Pancasila

HALTENG – Komando Distrik Militer (Kodim) 1512/Weda menggelar upacara peringatan hari lahir pancasila 1 Juni 2023 yang berlangsung di lapangan Makodim, Kamis (1/6/2023).

Tema yang di usung pada upacara peringatan hari lahir pancasila tahun 2023 yakni “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”.

Hadir dalam kegiatan upacara peringatan hari lahir pancasila yaitu, Kasdim 1512/Weda Mayor Kav. Arlan Kase Harahap, Pasi Ops Kapten Inf. Juliaddin, Dan Unit  Lettu Inf. Jimmy P, Pasi Log Letda Inf. Suyono, Danramil 01/Weda Lettu Inf. Sopian L, Batih Pers Pelda Asep dan Batih Ops Sertu Wally.

Kepala Staf Kodim 1512/Weda Mayor Kav. Arlan Kase Harahap sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono. “Peringatan hari lahir pancasila merupakan momen untuk mengenang, menghormati, sekaligus menghargai perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus dapat memaknai Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai landasan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Kasdim 1512/Weda, Mayor Kavn Arlan mengutip sambutan Panglima TNI.

“Sebagai prajurit TNI, kita harus meyakini bahwa pancasila adalah alat pemersatu bangsa yang harus kita jaga sampai titik darah penghabisan. Berkat Pancasila yang memiliki nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, maka keberagaman yang ada di Nusantara telah dapat dirajut menjadi identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.

Orang nomor satu di TNI tersebut juga berpesan kepada seluruh prajurit untuk selalu menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila. “Fenomena intoleransi dan polarisasi di tengah masyarakat terus mengemuka. Selain itu perbedaan suku, agama, ras, dan golongan juga terus diangkat guna memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.

Dalam amanat itu, Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh prajurit, yaitu pertama, TNI adalah garda terdepan dan benteng terakhir NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pegang teguh sumpah dan janji kalian untuk selalu setia kepada NKRI. Jangan terpengaruh dengan upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Terlebih saat ini tahapan pemilihan umum serentak telah dimulai, untuk itu saya perintahkan kalian semua untuk tetap menjaga netralitas TNI!

Kedua, jadilah perekat dan pemersatu bangsa dengan upaya nyata di lapangan. Tonjolkan persamaan dan kesampingkan perbedaan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kedinasan maupun ketika berbaur dengan masyarakat.

Ketiga, jaga terus sinergitas TNI dengan Polri, Kementerian, serta lembaga lainnya. Sadari bahwa TNI adalah bagian dari sistem yang saling membutuhkan, sehingga diperlukan semangat untuk bekerjasama, bersinergi dan bergotong-royong dalam upaya memajukan bangsa. (PEN 1512/red)

Kodim 1512/Weda Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

HALTENG – Komando Distrik Militer (Kodim) 1512/Weda menggelar upacara peringatan hari lahir pancasila 1 Juni 2023 yang berlangsung di lapangan Makodim, Kamis (1/6/2023).

Tema yang di usung pada upacara peringatan hari lahir pancasila tahun 2023 yakni “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”.

Hadir dalam kegiatan upacara peringatan hari lahir pancasila yaitu, Kasdim 1512/Weda Mayor Kav. Arlan Kase Harahap, Pasi Ops Kapten Inf. Juliaddin, Dan Unit Lettu Inf. Jimmy P, Pasi Log Letda Inf. Suyono, Danramil 01/Weda Lettu Inf. Sopian L, Batih Pers Pelda Asep dan Batih Ops Sertu Wally.

Kepala Staf Kodim 1512/Weda Mayor Kav. Arlan Kase Harahap sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono. “Peringatan hari lahir pancasila merupakan momen untuk mengenang, menghormati, sekaligus menghargai perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus dapat memaknai Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai landasan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Kasdim 1512/Weda, Mayor Kavn Arlan mengutip sambutan Panglima TNI.

“Sebagai prajurit TNI, kita harus meyakini bahwa pancasila adalah alat pemersatu bangsa yang harus kita jaga sampai titik darah penghabisan. Berkat Pancasila yang memiliki nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, maka keberagaman yang ada di Nusantara telah dapat dirajut menjadi identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.

Orang nomor satu di TNI tersebut juga berpesan kepada seluruh prajurit untuk selalu menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila. “Fenomena intoleransi dan polarisasi di tengah masyarakat terus mengemuka. Selain itu perbedaan suku, agama, ras, dan golongan juga terus diangkat guna memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.

Dalam amanat itu, Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh prajurit, yaitu pertama, TNI adalah garda terdepan dan benteng terakhir NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pegang teguh sumpah dan janji kalian untuk selalu setia kepada NKRI. Jangan terpengaruh dengan upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Terlebih saat ini tahapan pemilihan umum serentak telah dimulai, untuk itu saya perintahkan kalian semua untuk tetap menjaga netralitas TNI!

Kedua, jadilah perekat dan pemersatu bangsa dengan upaya nyata di lapangan. Tonjolkan persamaan dan kesampingkan perbedaan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kedinasan maupun ketika berbaur dengan masyarakat.

Ketiga, jaga terus sinergitas TNI dengan Polri, Kementerian, serta lembaga lainnya. Sadari bahwa TNI adalah bagian dari sistem yang saling membutuhkan, sehingga diperlukan semangat untuk bekerjasama, bersinergi dan bergotong-royong dalam upaya memajukan bangsa. (PEN 1512/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *