Kelompok Anyaman Desa Bakajaya Keciprat Berkah, Pj Bupati Beli Semua Hasil Kerajinan

Foto Pj Bupati Halteng Bahri Sudirman dan Pj Sekda Moh Fitra U Ali serta rombongan menyempatkan diri melihat kerajinan anyaman milik Kelompok Ibu-ibu Desa Bakajaya.

WEDA – Inovasi dan semangat kewirausahaan salah satu kelompok anyaman di Desa Bakajaya telah membuahkan hasil yang mengesankan. Berawal dari keterampilan tradisional anyaman sejenis daun rumbai atau pandan.

Resi bakar dan Ramiha Ahad boleh dibilang mulai berhasil mengubah keahlian ini menjadi usaha kecil-kecil yang menjanjikan dan berdampak positif bagi warga sekitarnya.

Buktinya di saat kunjungan Pj Bupati Halteng, Bahri Sudirman di desa Bakajaya, Kecamatan Patani pada Minggu (6/10/2024) menyempatkan diri melihat kerajinan tangan kelompok anyaman tersebut.

Resi dan Ramiha bersama ibu-ibu desa Bakayaja memulai inisiatif ini dengan tujuan memanfaatkan potensi lokal dan menciptakan peluang kerja di desa mereka. Anyaman daun pandan atau daun rumbai yang dulunya hanya dikenal sebagai kerajinan tangan sederhana, kini telah berkembang menjadi produk yang dicari dan memiliki nilai jual tinggi.

Bersama Pj Sekda Moh. Fitra U. Ali dan rombongan, Pj Bupati memberi semangat kepada kelompok anyaman agar terus meningkatkan kerajinan tangan mereka agar terus berkembang.

Anyaman itu dibuat dalam bentuk tikar berukuran besar dan sedang, bentuk kotak, tempat tisu, nyiru (susiru) bentuk kecil, sedang dan ukuran besar, dan berbagai macam bentuk berhasil dibuat oleh kelompok anyaman tersebut.

Kesempatan itu Pj Bupati bersama rombongan langsung memborong seluruh anyaman yang dipajang pada etalase dengan total Rp 5.000.000. “Karena demi memperlancar dan memberi semangat kelompok, maka kami membayar semua anyaman yang sudah jadi,” ucap Bahri.

Ramiha Ahad mengaku senang karena seluruh anyaman mereka dibeli oleh Pj Bupati bersama rombongan. “Alhamdulillah, kami sangat senang dan bahagia karena hasil kerajinan tangan anyaman kami dibeli semua dengan total harga lima juta rupiah,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *