WEDA – Desa Umiyal, Kecamatan Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah menjadi salah satu desa terluar dan terjauh di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.
Menjadi satu-satunya desa yang berada di Pulau Yoi, desa Umiyal cukup dekat dengan Kepulauan Raja Ampat.
Meski terpisah pulau membuat pemerintah desa setempat tak pasrah dengan keadaan. Sebaliknya desa yang dipimpin Buhari Gasim itu terus berinovasi lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggerakkan ekonomi desa sekaligus membantu meringankan beban warganya.
Lewat kebijakan BUMDes, mereka mengadakan satu unit mobil dum truk untuk membantu mengangkut hasil pertanian dan juga membantu mengangkut material lokal untuk keperluan bangunan saat diperlukan oleh masyarakat dan kegiatan proyek.

Menariknya lagi sejak puluhan bahkan ratusan tahun sejak keberadaan desa tersebut baru tahun 2022 ini masyarakat merasakan aktifitas mobil dumtruk tersebut lalu lalang di desa. Bahkan proses mobilisasi mobil ke pulau Yoi juga cukup dramatis.
Pasalnya mobil itu didaratkan ke desa Umiyal menggunakan dua unit fiber yang didesain seperti rakit untuk menyangga agar bisa dilandasi mobil hingga ke pulau Yoi.
Alhasil, keberadaan mobil dumtruk di pulau Yoi (Desa Umiyal) kini dirasakan manfaatnya. Buktinya dalam 2 bulan terakhir ini kewalahan melayani permintaan angkutan bahan material lokal, baik batu dan pasir untuk berbagai kegiatan pembangunan masyarakat maupun pembangunan infrastruktur yang masuk di Desa Umiyal.
Kades Umiyal Buhari Qasim saat dihubungi via telpon menjelaskan bahwa sampai saat ini, Truk Bumdes sudah melayani angkutan material lokal batu pasir lebih dari 200 ret.
Selain kegiatan pembangunan yang didanai DD dan ADD, Tahun ini berbagai proyek pemerintah daerah, seperti Bagian Perbatasan Setda Halteng anggaran sebesar 4.025 miliar, Dinas Pendidikan Halteng dengan nilai pagu anggaran sekitar 2.15 miliar, dan dinas PUPR Halteng sebesar 750 juta. Selain itu ada juga proyek dari Balai Sarana Prasarana.
Buari mengaku dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga desa Umiyal saat berbagai proyek pembangunan itu hadir di tengah-tengah masyarakat Umiyal adalah mereka dapat bergotong royong mengumpulkan material lokal untuk dijual kepada pengelola proyek-proyek yang akan melaksanakan kegiatan pembangunan.
Mobil truk Bumdes yang dibeli Tahun 2021 itu kini sangat terasa manfaatnya. “Saat kegiatan-kegiatan pembangunan yang sangat banyak masuk di desa kami,” ucap Buhari.
Sementara itu menurut salah satu warga Umiyal, Muhiddin Ramalan bahwa seandainya tidak ada mobil truk Bumdes ini, kami yakin bahwa proyek yang ada saat ini akan mengalami kendala dan terlambat karena kami hanya mengandalkan bahu untuk memikul ribuan kubik material yang dibutuhkan. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas apa yang sudah dilakukan oleh Pak Kades kami saat ini,” singkatnya.
Dia yakin perhatian pemerintah daerah dan pemerintah desa yang begitu besar saat ini desa Umiyal akan lebih baik dan terus berkembang kedepannya. “Walaupun kami jauh dan terluar tapi kami tidak merasakan itu karena saat ini pembangunan mulai nampak di desa kami. Terimakasih Pemda Halteng dan juga pak kades Umiyal yang luar biasa,” tutupnya. (red)










