HALSEL- Merayakan Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Selatan Ke 21, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dibawa komando Bupati Basam Kasuba menghadirkan grup band asal ibu kota yaitu Letto untuk meghibur masyrakat pada malam puncak HUT Sabtu (07/06/24)
Bupati Bassam kasuba yang berhasil mendatangan musisi band tersebut mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan mulai dari kalangan milenial sampai kalangan ibu-ibu di Halmahera Selatan.
Pemilihan Band Letto, yang dikenal dengan musik yang lebih melow, dan Angga Darmawan, yang mewakili genre hip hop, merupakan langkah yang pas dalam merangkul selera musik yang berbeda di antara generasi muda. Hal ini menunjukkan bahwa Bupati Basam memiliki pemahaman yang mendalam tentang keragaman budaya dan minat generasi muda di Kabupaten Halsel.
Awalnya kaum milenial beranggapan Bupati Basam Kasuba hanya menyukai genre musik religi ternyata itu anggapan yang salah, Ucap salah satu penonton konser peringatan HUT Halsel Ke 21 Tahun. milenial asal Kayoa Bajo.
Konser peringatan Hut Halsel ke 21 Ini adalah langkah positif dalam merespons kebutuhan generasi muda, serta menghilangkan kesalahpahaman bahwa Bupati Basam hanya menyukai musik religi.
Bahri, salah satu warga Halmahera Selatan usai menikmati konser Letto menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba dan semua pihak yang telah menyiapkan konser tersebut.
“Terimakasih kepada Bupati Bassam Kasuba dan semua pihak yang telah mengadakan konser tersebut, kami sangat puas menikmati konser hiburan ini. Sebab sangat jarang kami mendapatkan hiburan-hiburan seperti ini,” Kata Bahri
Senada dengan Bahri, Julkufli juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Basam Kasuba, dan mberikan pujian bahwa pemimpin yang mengerti dengan selera hiburan dan seni. Selain itu dirinya berharap kedepan hiburan seprti ini terus dilakukan.
“Melalui konser malam puncak HUT Kabupaten Halsel yang menampilkan musik ini menunjukkan bahwa Bupati adalah seorang pemimpin yang terbuka terhadap berbagai jenis ekspresi seni dan budaya,” Puji Julkufli. (Red)










