FOT Adalah Refleksi Sejarah Perjuangan Pemekaran Halteng dan Haltim, Idrus : Terimakasih Pemda Halteng Atas Supportnya

Koordinator Presidium PB Fagogoru Idrus Maneke yang juga Ketua DPRD Haltim memberikan sambutan pada pembukaan Fagogoru Open Turnamen ke V di GOR Fagogoru, desa Nurweda, Kecamatan Weda, Sabtu (18/10/2025).(Foto:dok.supri)

Halteng – Koordinator Presidium PB Fagogoru yang juga Ketua DPRD Haltim Indrus Maneke menegaskan bahwa Fagogoru Open Turnamen adalah refleksi sejarah perjuangan pemekaran Kabupaten Halmahera Tengah dan Kabupaten Halmahera Timur.

Idur menegaskan, bahwa Fagogoru Open Turnamen (FOT) Ke V adalah bagian dari FOT pertama, kedua, ketiga dan keempat. “FOT pertama di desa Tepeleo dilakukan setelah Musyawarah Besar Fagogoru tahun 2001 di Tidore,” ucapnya.

Dalam sambutannya itu, Idrus mengurai sejarah panjang PB Fagogoru, dimana musyawarah memutuskan Ir. Husen Nurdin sebagai Ketua Umum dan Edi Langkara sebagai Sekertaris Jenderal. “Kemudian memutuskan saudara Deni Hasan Can (Mahasiswa Fakultas Hukum Unkhair Ternate) saat itu sebagai Ketua Panitia FOT pertama dengan Sekertaris Mustamir Arsad (almarhum),” kisahnya.

Idrus mengaku, maksud kegiatan FOT pertama tersebut, adalah untuk menyatukan seluruh kekuatan masyarakat Maba, Patani dan Weda untuk memperjuangkan pembentukan Kabupaten Halmahera Timur (Maba, Patani, Weda dan Gebe) yang saat itu semua orang bilang Maba masih gelap, Patani masih gelap, Weda masih gelap dan Gebe masih gelap. Lampu (PLN) menyala jam 6 sore mati jam 12 malam mana mungkin jadi kabupaten. “Tetapi semangat anak-anak Fagogoru dan semangat pejuang-pejuang serta seluruh lapisan masyarakat Fagogoru saat itu tidak pernah gentar,” katanya.

“Penyelenggaraan FOT pertama saat itu sukses. Persigo dari Gotowaso menjuari FOT pertama,” lanjutnya.

Politisi Partai Golkar Haltim itu mengatakan apa yang dihasilkan dari situ, hadir di tengah-tengah masyarakat Maba, Patani, Weda dan Gebe di desa Tepeleo, yakni Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Tengah Wahyudin Abdul Hamid (alm) waktu itu. “Apa maksud menghadirkan beliau, untuk beliau menyampaikan komitmennya sebagai Ketua DPRD Halteng waktu itu di seluruh masyarakat Halmahera Timur (Maba, Patani, Weda dan Gebe) dengan komitmen ingin membentuk Kabupaten Halmahera Timur (Maba, Patani, Weda dan Gebe),” tambahnya.

Dalam perjalannya, kita berbeda pendapat. Saudara-saudara di Patani protes mati-matian, Maba, Patani dan Weda harus Halmahera Timur. “Saya dan saudara-saudara di Maba dan sebagian di Weda mulai ambil jalan pintas ingin dengan Wasilei. Weda karena Kabupaten induk,” ujarnya.

“Tetapi itu sudara sekalian kita berjuang satu kabupaten (Kabupaten Halmahera Timur) dapat dapat dua kabupaten, yaitu Kabupaten Halmahera Timur dan Kabupaten Halmahera Tengah,” bebernya.

Idrus menegaskan, sekarang kita bole hitung berapa jumlah anggota DPRD Halmahera Tengah dan Halmahera Timur, begitu juga ribuan anak negeri menjadi ASN atas perjuangan pembentukan Kabupaten Halmahera Timur yang itu kita berjuang satu dapat dua (Kabupaten Halmahera Tengah). “Alhamdulillah hari ini FOT ke V kita saksikan kemeriahannya di GOR Fagogoru, yang sungguh-sungguh luar biasa,” terangnya.

Koordinator Presidium PB Fagogoru itu juga mengaku di tanah Halmahera ini hanya ada satu-satunya GOR yang itu adalah di Halmahera Tengah (Weda).

Maka tidak bisa heran, FOT ke 5, Ke 6 dan seterusnya satu ketika muncul satu tim unggul Fagogoru United misalnya, yang mewakili Halmahera Timur dan Halmahera Tengah yang berlagak di kompetisi nasional. “Karena itu FOT pertama di Tepeleo dua tahun kemudian belum ada kabupaten tetapi kita sudah bawa Persihaltim mengikuti Gurabati Open Turnamen (GOT),” tuturnya.

Idrus juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas nama Presidium Fagogoru kepada Bupati Halmahera Tengah Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan Sekda Bahri Sudirman yang memberi support yang sebesar-besarnya atas suksesnya agenda PB Fagogoru yaitu FOT ke 5 tahun 2025 dengan kucuran anggaran sebesar Rp 700 juta lebih. “Atas nama Presidium dan juga Ketua DPRD Haltim membawa kurang lebih 15 anggota DPRD hadiri pada acara pembukaan ini kami sudah mengirim uang di rekening panitia sebesar Rp 25 juta,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *