Halteng – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar dzikir dan doa tolak bala untuk melepaskan tahun 2025 dan menyambut tahun 2026.
Selain doa yang dipanjatkan untuk daerah dan masyarakat Halmahera, tak lupa doa-doa juga dipanjatkan bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera agar diberikan kekuatan dan segera pulih.
Sekretaris Daerah Halteng Bahri Sudirman mengatakan, momentum akhir tahun ini, Pemda Halteng gelar dzikir dan doa tolak bala bersama para imam, tokoh agama, dan masyarakat Halmahera Tengah bertempat di Mesjid Tua Kota Weda, tepatnya di Desa Were, Kecamatan Weda, usai shalat Isya. “Dzikir dan doa bersama ini, menyambut tahun baru masehi, semoga warga dan masyarakat Halmahera Tengah terhindar dari bencana, selain itu kami mendoakan agar saudara kita yang saat ini sedang mengalami musibah banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh agar diberi kekuatan oleh Allah SWT,” ucap Sekda.
Sekda juga mengajak agar dalam menyambut tahun baru, warga juga bisa berdzikir dan berdoa untuk keselamatan Negeri Fogogoru. “Kita harus bersyukur kepada Allah SWT, atas rahmat yang diberikan kepada kita masyarakat Halteng,” pesannya.
Dia juga mengingatkan agar terus menjaga kamtibmas, sehingga perayaan tahun baru berjalan aman, lancar dan tertib. “Kami menghimbau agar masyarakat merayakan tahun baru dengan sewajarnya saja serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tuturnya. (red)


















