Bupati Halteng dan Bupati Haltim Resmi Buka FOT Ke 5 Tahun 2025

Kolase pembukaan FOT Ke 5 Tahun 2025, tampak Bupati Halteng Ikram M Sangadji dan Bupati Haltim Ubaid Yakub didampingi Wabup Ahlan Djumadil, Sekda Bahri Sudirman beserta Ketua TP PKK Rallia Ikram Sangadji dan Wakil Ketua I TP PKK Ona Ahlan di GOR Fagogoru, Sabtu (18/10/2025).(Foto:dok.supri)

Halteng – Lapangan bola kaki Gelanggang Olahraga (GOR) Fagogoru menjadi saksi semangat sportivitas dan kebersamaan pada pembukaan Fagogoru Open Turnamen (FOT) ke 5 tahun 2025, pada Sabtu (18/10/2025).

Laga bergengsi tersebut dibuka langsung oleh dua kepala daerah yakni Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji dan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub.

Mengawali sambutannya, Bupati Haltim Ubaid Yakub membacakan sebuah pantun yaitu Ke Pulau Imam Dengan Perahu, Perahu Berlayar Mencari Ikan, Bertemu Lagi Dengan Fagogoru Open Turnamen, Ajang Silaturahim Penuh Persaudaraan.

Pantun pembuka Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakun saat memulai sambutannya pada acara pembukaan Fagogoru Open Turnamen (FOT) ke V tahun 2025 di GOR Fagogoru, tepatnya di desa Nurweda, Kecamatan Weda.

Dihadapan masyarakat Fagogoru yang hadir, Ubaid menitip harapan besar kepada Presidium Fagogoru. Selain menyukseskan kegiatan itu juga kedepan membuka cabang olahraga yang lainnya. “Marilah kita sukseskan FOT ke 5 ini dan turnamen yang akan datang lebih meriah lagi dan tidak saja kepada cabang olahraga bola kaki tetapi cabang olah raga lainnya bahwa kita sesungguhnya masyarakat Fagogoru bisa eksis diberbagai bidang kemasyarakatan,” harapannya.

Kepada panitia, Ubaid juga mengatakan meskipun sampai hari ini, karena mungkin sudah ditopang seluruhnya oleh Bupati dan Wabup Halteng sehingga panitia tidak menyampaikan permintaan kepada Pemda Haltim namun di sore ini Pemda Haltim juga memberikan support kepada panitia sebesar Rp 250 juta. “Sampai hari ini panitia FOT ke 5 tara basuara (tidak bersuara) di pemerintah Halmahera Timur tetapi di sore ini saya mau sampaikan insyaallah pemerintah Halmahera Timur juga memberikan support kepada panitia sebesar Rp 250 juta,” tandasnya.

“Inikan tara minta, kitong kase 250 juta, kalau minta lagi. Itu diluar dari Rp 25 juta yang diberikan oleh teman-teman DPRD Haltim,” katanya.

Ubaid mengaku sesungguhnya tidak sekedar 250 juta itu, kalau pun ada kekurangan selama penyelenggaraan open turnamen apapun itu menjadi kewajiban dua pemerintahan (Haltim dan Halteng) ini. “Semoga penyelenggaraan yang akan datang semakin baik dan semakin meriah dan semoga sukses selalu,” akunya.

Bupati Haltim juga mengajak kepada tim-tim yang akan berlaga pada FOT ke V ini mari kita tunjukkan kualitas kita bahwa sesungguhnya kita bisa. “Tunjukkan prestasimu, kualitasmu, bahwa anda juga bisa sebagaimana pemain-pemain yang lain karena itu hadirkan junjung tinggi sportifitas. Jaga nama baik Fagogoru yang mengusung nama besar Ngaku Rasai, Budi Re Bahasa, Sopan Re Hormat, Mtait Re Mimoi,” ujarnya.

“Karena itu selamat kepada panitia semoga sukses selalu,” support Ubaid.

Diakhir sambutannya, Ubaid kembali membawa pantun.

Teri Mentari Sangatlah Terasa
Duduk Berteduh Dibawah Pohon Cemara
Kalah Menang Itu Biasa
Torang Samua Basudara.

Sementara itu Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji, menyampaikan selamat bertanding dan selamat menyukseskan Fagogoru Open Turnamen ke V tahun 2025.

Dirinya meminta kepada seluruh tim agar menjunjung tinggi sportifitas selama pertandingan berlangsung. “Intinya setiap turnamen apapun yang dijunjung adalah sportifitas,” ucap Ikram.

“Jangan torang Faisayang, dapa pali di lapangan badiri langsung baku pukul. Kalau seperti itu saya Kase berarti,” tandasnya.

Kesebelasan yang memulai kekerasan dan perkelahian dalam pertandingan maka kesebelasan itu akan di diskualifikasi. “Dan diberi sangsi tidak bisa mengikuti FOT pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

“Kenapa, karena melanggar etika dari Fagogoru,” akunya.

Kesempatan itu juga Bupati menyampaikan terimakasih kepada panitia dan ofisial, juga TNI dan Polri atas pengamanan.

Tak itu saja, Ikram menyampaikan FOT ke 6 bisa diselenggarakan di Maba, Halmahera Timur. “Jadi kalau di Halteng Pemda kasi 700 juta berati kalau di Haltim 1 miliar,” tutur bupati. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *