Bupati Halmahera Selatan Resmikan Sarana Lumbung Pangan Maayarakat di Desa Soligi 

HALSEL-Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba didampingi Kadis Pertanian, Agus Heriawan meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat bertempat di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Sabtu (13/01/24).

Peresmian Lumbung Pangan Masyarakat ini ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng, sekaligus penyerahan sembako berupa beras dan sagu yang masing-masing berjumlah 5 dan 25 ton oleh Bupati Halsel kepada masyarakat secara simbolis.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua TP PKK, Rifa’at Al Sa’adah, Kepala-Kepala Dinas, Kapolsek, Danramil, Camat, Kepala Desa, serta Masyarakat Desa Sologi.

Kadis Pertanian Agus Heriawan menyampaikan, pembangunan Lumbung Pangan merupakan salah satu langkah Kementerian Pertanian dalam mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga pasokan bahan pokok di lapangan yang saat ini bergejolak karena pada tiga bulan terakhir, Indonesia dilanda cuaca yang cukup ekstrim.

“Sarana Lumbung pangan ini sudah selesai dibangun satu bulan yang lalu, dan mulai diisi sejak tanggal 16 desember, yaitu dengan beras dan sagu sejumlah 5 ton dan 2,1 ton, ” Ungkap Agus

Dalam waktu yang sama, Bupati Halsel dalam sambutannya menyampaikan sarana ini kita akan serah terimakan dari Pemerintah Kabupaten ke Pemerintah Desa.

“Hari ini kita akan meresmikan sarana Lumbung Pangan Masyarakat yang akan diserah terimakan dari Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Desa dengan bahan pangan yang ada di dalamnya”. Ujar Bupati

Secara mendasar, pembangunan sarana lumbung pangan ini masuk dalam perencanaan daerah terkait pangan daerah, dan merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Daerah untuk penyimpanan dan pengelolaan bahan pangan pokok sebagai cadangan pangan masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan guna antisipasi terjadinya kerawanan pangan, keadaan darurat dan gangguan produksi pada musim kemarau.

“Terdapat 15 sarana Lumbung Pangan masyarakat di 15 Desa yang akan diserahkan dan diresmikan oleh Pemerintah Daerah, dengan harapan kedepannya semoga semakin banyak Lumbung Pangan serupa yang dapat dibangun di desa-desa lain”, tutur Bupati.

Semntara itu, Bupati berpesan bahwa bangunan Lumbung Pangan yang diserahkan ini kedepan tidak boleh dibiarkan kosong, Pemerintah di tingkat Desa, Kecamatan, dan Kabupaten harus tetap berkoordinasi melibatkan stakeholder terkait sehingga bangunan ini tetap terisi dan tidak dibiarkan dalam keadaan kosong. (Red)

 

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *