Berlangsung 15 Hari, Majelis Taklim Al-Insan dan Pemuda RT 007 Kelurahan Payahe Sukses Gelar Lomba Peringati Isra Mi’raj

Camat Oba Safrudin Naser, S.Sos (kanan), Kapolsek Oba Ipda Muis Ode Amran, S.H, (kemeja hitam), Danramil 1505-04/Oba Lettu Inf. Ibrahim Tuhulele (peci putih) saat menghadiri malam puncak peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad 1446 H/2025 M di RT 007 Kelurahan Payahe, Rabu (29/1/2025) malam. (Foto:Dok: Istimewa)

Oba – Majelis Taklim Al-Insan dan Pemuda Pemudi Lingkungan Koramil RT 007 Kelurahan Payahe sukses menggelar lomba keagamaan tingkat anak-anak dan dewasa, yang dikemas dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 15 hari terhitung sejak Rabu 15 Januari sampai malam puncak pada Rabu 29 Januari 2025.

Hal ini merupakan kegiatan perdana yang ada di Kelurahan Payahe yang dilakukan oleh Majelis Taklim Al-Insan dan Pemuda RT 007 Kelurahan Payahe yang vakum selama puluhan tahun. Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan delegasi dari SDN 1 Payahe dan SDN 2 Payahe, TPQ usia SD se Kelurahan Payahe, tingkat RT dan tingkat dewasa khususnya ibu-ibu majelis taklim.

Foto : Ketua Pemuda RT 007 Sukardi Hi. Ahmad dan Ketua Panitia Salma Tidore, S.Pd (Foto:Dok:istimewa)

Camat Oba, Safrudin Naser, S.Sos dalam sambutannya pada acara penutupan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif, pasalnya efeknya sangat terasa. “Buktinya hampir di setiap komplek siang dan malam selama kurang lebih 2 pekan ini terdengar lantunan salawat, yang dilantunkan oleh anak-anak dan ibu-ibu majelis taklim,” ucapnya.

“Walaupun lantunan salawat itu untuk kepentingan lomba atau bersifat momentum namun dampaknya luar biasa. Betapa tidak lomba tersebut secara spontan merubah suasana dan sikap masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Camat Oba mengatakan, kegiatan yang dilakukan itu merupakan ajang pengembangan potensi diri, baik mentalitas maupun keilmuan yang dimiliki oleh masing-masing peserta yang ada di Kelurahan Payahe ini, hal inilah yang mendorong terbentuknya mentalitas serta akan memberikan penguatan keilmuan para peserta didik. “Melalui lomba ini bisa meningkatkan potensi bagi anak-anak,” akunya.

Dikatakannya, bagi peserta yang mendapatkan juara nantinya, harus dapat mengembangkan diri dan bisa mengikuti lomba-lomba yang lebih tinggi lagi. Baik di tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota dan Provinsi. “Hal ini bisa dijadikan cikal bakal dalam proses belajar ke depannya,” tuturnya.

Momen ini, lanjut Safrudin bahwa memberikan wahana keislaman di tengah-tengah masyarakat di bulan yang penuh dengan hikmah, bulan yang penuh berkah ini (Bulan Rajab). “Mengadakan pembaharuan insan regenerasi di kelurahan Payahe dalam upaya meningkatkan kualitas regenerasi yang lebih baik,” katanya.

Safrudin juga mengapresiasi Majelis Taklim Al-Insan dan Pemuda RT 007 yang mampu menggas kegiatan yang walaupun skalanya RT tapi desain kegiatan tersebut berskala Kecamatan. “Jadi ini lomba antar RT tapi desain kegiatannya sudah kategori tingkat Kecamatan,” bebernya.

Sementara itu Ketua Pemuda RT 007, Sukardi Hi. Ahmad mengatakan, bahwa sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus pemuda pemudi dan pelajar RT 007 khususnya ibu-ibu RT 007 yang sangat semangat hingga terselenggaranya kegiatan ini. “Semoga kekompakan dan kebersamaan ini terus terjaga,” ucapnya.

Sukardi mengaku kegiatan ini akan terus diadakan pada tahun-tahun yang akan datang sehingga pembinaan mental dan potensi diri generasi muda dibidang baca dan hafalan al Qur’an tersebut diasah dengan baik. “Kegiatan ini akan kami jadikan agenda tahunan, karena dampaknya sangat baik,” tandasnya.

Senada Ketua Panitia Salma Tidore, S.Pd merasa haru atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung selama 15 hari tersebut. “Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemuda RT 007 yang bekerja keras hingga suksesnya kegiatan ini selesai dengan baik. Termasuk bantuan dan partisipasi para doantur dan demawan atas sumbangsihnya,” tandasnya.

Salma mengaku kurang lebih 160 peserta yang mendaftar pada lima mata lomba yaitu lomba Hifzil, Tartil, Ajan, Salawat dan Puisi itu membuktikan bahwa kecintaan masyarakat begitu tinggi terhadap kegiatan seperti ini.

Dia juga mengaku para peserta yang berhasil meraih juara baik juara 1 sampai juara 4 agar terus meningkatkan potensi diri. “Pemenang jangan berpuas diri tapi terus meningkatkan potensi diri baik di sekolah, di TPQ maupun di lingkungan masyarakat. “Mari sama-sama kita ciptakan generasi Kelurahan Payahe generasi cinta Al Qur’an dan cinta salawat,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui acara puncak lomba keagamaan itu dihadiri Kapolsek Oba Ipda Muis Ode Amran, S.H, Danramil 1505-04/Oba, Lettu Inf. Ibrahim Tuhulele, Camat Ona Safrudin Naser, S.Sos, Ketua MUI H. Naser, para imam dan staf sara masjid Kelurahan Payahe. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *