Mina Padi Menuju Kampung Perikanan Cerdas Dilaunching Bupati IMS

WEDA – Penjabat Bupati Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara (Malut) Ikram M. Sangadji (IMS) melaunching Kampung Mina Padi Menuju Kampung Perikanan Cerdas Tahun 2023, pada Senin (13/11/2023).

Desa Lembah Asri, Kecamatan Weda Selatan menjadi Kampung Mina Desa Lembah Asri.

Agenda tersebut dihadiri Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Kota Ambon, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Ternate, KCP Mandiri Weda, BRI unit Weda, dan Bank Maluku/Malut.

Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Kota Ambon, Abu Bakar, mengatakan kampung perikanan cerdas ini merupakan salah satu konsep yang sangat bagus. “Konsepnya bagus dan embrionya sudah ada tinggal dikembangkan saja,” katanya.

Ia bilang, kampung perikanan cerdas ini harus butuh dukungan dari semua pihak baik pemerintah pusat, daerah, maupun perbankan. Karena kampung perikanan cerdas terintegrasi dari hulu ke hilir dan terkoneksi dengan sektor lain khususnya pariwisata. “Jadi sudah ada beberapa contoh yang dikembangkan. Kami akan mendorong desa ini bisa menjadi kampung perikanan budidaya berbasis mina padi,” ujarnya.

“Bergerak ekonomi betul betul didalam masyarakatnya bekerja, ekonominya bertumbuh,” sambungnya.

Penjabat Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji (IMS) dalam sambutannya meminta dinas terkait agar sedikit pun tidak boleh mundur, karena apa? Karena kalau kita menghadapi tantangan kemudian mundur maka disebut meble. “Maju terus pasti jadi,” ucapnya.

Ia meminta agar supaya setiap kegiatan perikanan agar dilakukan di kampung mina padi ini, sehingga sesuatu yang dibuat itu muara uang. “Jadi kalau ada kegiatan perikanan nanti bikin ditempat ini,” katanya.

IMS berharap, lokasi ini perlu dijaga dan di manfaatkan secara baik, mayoritas petani di desa tersebut menerapkan konsep mina padi, yakni menanam padi sekaligus menebar benih ikan Nila di sawah.

“Semoga program kampung mina padi yang dilaksanakan hari ini membawa keberkahan buat para petani,” harapnya.

Sementara laporan Kepala Dinas Perikanan Mufti Murhum mengatakan, kampung perikanan cerdas ini juga bagian dari program Penjabat Bupati yang dimana ada dua isu penting yakni pertama terkait kemiskinan kemudian ekonomi dan UMKM. “Alhamdulillah motivasi dan dorongan dari Pj Bupati, hari ini kita mulai launching,” ujarnya.

Menurutnya, Daerah ini beberapa tahun yang lalu sudah mereka bina hanya saja pembinaan itu masih lebih ke pengembangan mina padi.

Belum menjadi satu konsep yang besar untuk menjadi satu kawasan wisata, edukasi dan pengembangan kuliner dan lain sebagainya. “Saat launching ini saya menginginkan ada tambahan fasilitas, karena saat ini kita fasilitasnya kalau dipresentasikan sudah diatas 70 persen,” ungkapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *