8 BUMDes di Halteng Timba Ilmu di Ponggok

Capt: Peserta Studi Magang Bumdes Halteng dengan Kades Ponggok Junaidi Mulyono, SH (keempat dari kiri)

WEDA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas PMD, mengirimkan pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) aktif dalam pengelolaan usaha untuk mengikuti studi magang di Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah.

Sebanyak 8 (delapan) BUMDes di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), saat ini mengikuti studi magang ke Desa Ponggok tersebut dengan tujuan untuk peningkatan kapasitas dalam mengelola BUMDes.

Desa Ponggok dipilih sebagai lokasi studi banding oleh kedelapan Bumdes tersebut lantaran diketahui, desa Ponggok merupakan salah satu desa kecil di Jawa Tengah yang luas wilayahnya hanya 77 hektar. Namun unggul dan maju serta paling kaya di Indonesia dengan capaian PADes di tahun 2022 mencapai Rp14 miliar.
Dalam mengembangkan desanya hingga bisa menyumbang PADes miliaran rupiah dan diakui sebagai desa terkaya di Indonesia, karena desa tersebut mampu menggali potensi dengan  mengandalkan mata air (umbul) sebagai ikon wisata desa sekaligus mata pencaharian sebagian warganya.

Tim yang dipimpin Kabid PPMD Dinas PMD Subhan Somola, saat dihubungi menjelaskan bahwa, peserta yang ikut diantaranya, Direktur Bumdes Wedana, Bumdes Loleo, Bumdes Woebulan, Bumdes Woekob, Bumdes Sagea, Bumdes Umiyal, Bumdes Umera, Bumdes Sibenpopo, 1 pendamping P3MD Kabupaten, dan 4 Pendamping dari Dinas PMD. “Sementara 2 desa batal mengirim utusan yakni Bumdes Moreala dan Bumdes Wairoro Indah,” ucap Subhan.

Dikatakannya bahwa studi magang ke Ponggok ini selain melihat langsung kegiatan usaha di Bumdes Tirta Mandiri,  2 hari diisi dengan materi dari Divisi Study Desa Bumdes Tirta Mandiri Ponggok.

Hadir pada acara pembukaan acara Studi Magang itu adalah Kades Ponggok Junaidi Mulyono yang sudah 3 periode memimpin desa Ponggok. “Selain rombongan Bumdes Halmahera Tengah, ada juga rombongan dari Kepulauan Riau dan Konawe Selatan,” akunya.

“Kegiatan yang dilakukan selama 5 hari ini semoga dapat dimanfaatkan oleh peserta dan kawan-kawan pendamping dari dinas PMD kabupaten untuk memberikan hal terbaik yg didapat disini untuk desanya setelah kembali nanti,” tutup Subhan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *